Share

Ditahan KPK, Idrus Marham Pasrah Jalani Proses Hukum

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 31 Agustus 2018 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 31 337 1944323 ditahan-kpk-idrus-pasrah-jalani-proses-hukum-5jqffHtgOi.jpg Idrus Marham ditahan KPK (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham. Mantan Sekjen Partai Golkar tersebut ditahan usai menjalani pemeriksaannya sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Idrus pasrah atas penahanannya tersebut. Bahkan, ia mengaku akan tetap menghormati dan menjalankan proses hukum ‎setelah ditahan oleh lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo itu.

"Jadi gini, seperti yang sudah saya jelaskan tadi dan sebelumnya, bahwa saya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK," kata Idrus di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2018).

 Idrus Marham

Idrus sudah mengetahui bahwa setelah ditetapkan sebagai tersangka, dirinya akan dilakukan ‎penahanan. Oleh karenanya, Idrus mengaku akan mengikuti tahapan-tahapan hukum yang sedang berproses di KPK.

"Dan saya sudah katakan semua saya ikuti tahapan-tahapan ini dan semua saya hormati semua langkah-langkah yang diambil," terangnya.

Idrus sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1. Selain Idrus, KPK juga telah lebih dulu menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes B Kotjo.

Idrus diduga mengetahui penerimaan uang yang diterima dari Eni Saragih dari Johannes B Kotjo. Bahkan, Idrus juga diduga telah dijanjikan mendapatkan jatah sebesar 1,5 Juta Dollar Amerika jika meloloskan perusahaan Kotjo di proyek PLTU Riau-1.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini