nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Bebasnya Pollycarpus, Nomor 3 Ungkapan Ketegasannya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 30 Agustus 2018 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 30 337 1943394 5-fakta-bebasnya-pollycarpus-nomor-3-ungkapan-ketegasannya-7k7EOnBqyd.jpg Pollycarpus Budihari Priyanto. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pollycarpus Budihari Priyanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib, resmi bebas dari jeratan hukum pasca-mendekam selama 8 tahun di balik jeruji. Lalu, fakta-fakta apa saja yang muncul pasca-Pollycarpus bebas dari status tahanan Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, berikut ini data lengkapnya sebagaimana Okezone rangkum, Kamis (30/8/2018):

1. Bebas karena Telah Memenuhi Persyaratan Masa Pidana

Kabag Humas Ditjen Pemasyarakatan Ade Kusmanto membenarkan bahwa Pollycarpus telah bebas murni pada hari ini. Alasannya karena Pollycarpus telah memenuhi persyaratan masa pidana dan berkelakuan baik.

"(Pollycarpus) telah memenuhi persyaratan‎ masa pidananya, berkelakuan baik. Hari ini mengakhiri bebas bersyarat," kata Ade kepada Okezone.

2. Akan Kembali ke Dunia Penerbangan

Usai menjalani tahanan selama 8 tahun, Pollycarpus Budihari Priyanto mengatakan berencana kembali beraktivitas dengan mengabdikan diri di dunia penerbangan.

"Saya kembali ke dunia penerbangan tempat saya di PT Gatari. Kemudian ada rencana mau mengakuisisi perusahaan penerbangan juga, ada rencana untuk mendatangkan helikopter yang ringan untuk keperluan seluruh Indonesia. Saya di Jakarta kemudian di daerah-daerah juga survei. Saya di Gatari asisten direktur. Di Pasifik Sakti, saya direktur operasi," paparnya.

3. Siap Membuka Kembali Kasus Munir

Meski sudah dinyatakan bebas murni pada Rabu 29 Agustus 2018, Pollycarpus mengatakan siap jika kasus yang menyeretnya ke hotel prodeo terkait tewasnya aktivis HAM Munir Said Thalib dibuka lagi.

"Siap. Siap," kata Pollycarpus saat ditanya mengenai kasus itu.

4. Bantah Telah Bergabung dengan Partai Berkarya

Pollycarpus Budihari Prijanto membantah dirinya sudah bergabung menjadi kader Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto. Ia mengaku tak suka berpolitik.

"Oh Partai Berkarya, saya enggak masuk," kata Pollycarpus.

5. Menyebut Munir Seharusnya Dapat Penghargaan

Pollycarpus mengutarakan adanya kejanggalan atas tewasnya Munir yang dituduhkan kepadanya. Menurut dia, setelah 2 tahun divonis, dirinya kembali bebas saat itu karena putusannya dinyatakan inkracht.

"‎Ketika saya kerja di Malaysia, saya dipanggil lagi, saya disidang lagi oleh kejaksaan dan pengadilan. Saya waktu itu pulang dan sidang ulang. Nah, ini suatu kejanggalan. Barang yang sudah inkracht dengan kasus yang sama saya dihukum ulang. Paham ya. Lucos deliknya pun berbeda-beda. Nah di sinilah Munir harus diberi penghargaan, bagaimana bisa dibunuh empat kali, hebat kan," kata dia. (han)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini