nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Soroti Dana Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 23 337 1940098 kpk-soroti-dana-bantuan-untuk-korban-gempa-lombok-fPhFjM2jcx.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti bantuan dana ‎dari pemerintah untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu disoroti KPK agar tidak ada penyimpangan atau penyelewengan dana bantuan untuk korban gempa.

Dalam hal ini, Wakil Ketua KPK‎ Saut Situmorang meminta agar dana bantuan korban gempa Lombok yang mengalir melalui pemerintah pusat dan daerah dapat dikelola dengan transparan dan akuntabel. Hal itu untuk memastikan dana bantuan tepat sasaran.

"Sudah pastilah diminta (KPK) agar dana yang masuk dikelola dengan prinsip manajemen, profesional, transparan, akuntabel, dan jauh dari conflict of interest," kata Saut kepada Okezone, Kamis (23/8/2018).

 gempa

Saut menegaskan, dana bantuan yang mengalir dari berbagai pihak serta negara itu merupakan hak korban gempa. Oleh karenanya, KPK meminta agar masyarakat juga ikut memantau aliran dana bantuan untuk para korban.

"Dana itu milik publik, apalagi ditengah penderitaan, i‎tu tanggung jawab kita semua. Utamanya KPK," terangnya.

 gempa

Sebelumnya, pemerintah telah menyediakan sejumlah anggaran untuk membantu korban gempa di Lombok. ‎Salah satu anggaran tersebut dialokasikan untuk merenovasi rumah warga yang hancur setelah diguncang gempa berturut-turut.

Bantuan tersebut dialirkan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB). Dengan catatan, rumah yang rusak berat akan mendapatkan dana sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini