Kapolri Instruksikan Kapolda Papua Usut Penembakan 2 Anggota TNI

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 20 Agustus 2018 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 20 337 1939004 kapolri-instruksikan-kapolda-papua-usut-penembakan-2-anggota-tni-hA02MBwzjb.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Reuters)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung memberikan instruksi kepada Irjen Martuani Sormin selaku Kapolda Papua baru untuk mengusut sejumlah kasus penembakan yang ada di Tanah Cenderawasih itu.

Selain itu, Tito juga meminta kepada Kapolda untuk mengusut kasus penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menewaskan dua anggota TNI, kemarin.

"Insiden penembakan baru-baru ini, ini artinya Kapolda Papua harus betul-betul mampu bekerja menghadapi semua tantangan di situ," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Ilustrasi penembakan (foto: Shutterstock) 

Dua anggota TNI sebelummya terlibat baku tembak dengan KKB di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, kemarin. Kedua prajurit yang gugur dalam bertugas itu adalah Letda Amran Blegur (Danpos) dan Pratu Fredy.

Padahal, kedua prajurit patriotik bangsa itu berencana memberi sumbangan berupa bahan makanan kepada anak-anak usia sekolah yang berada di Kampung Tingginambut.

Tito menekankan, pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Kapolda Papua adalah kelompok-kelompok separatis. Oleh sebab itu, kata Tito, menjadi prajurit yang bertugas di sana akan melewati tantangan yang cukup berat.

"Soal Papua memang kita tahu di sana ada kelompok-kelompok yang ternyata ada kelompok-kelompok separatis," tutur Tito.

Di sisi lain, Tito yakin, Martuani Sormin bisa menyelesaikan pekerjaan rumah di Papua. Martuani Sormin sendiri baru dilantik menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Boy Rafli Amar.

"Ini yang membuat pertimbangan pertimbangan saya menentukan pilihan-pilihan kepada para perwira yang ditunjuk Insya Allah sukses saya mengharapkan dukungan semua pihak agar para pejabat baru bisa melaksanakan tugas dengan baik dan diterima oleh publik saya akan awasi mereka saya akan awasi," urai Tito.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini