nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Ekonomi Rakyat Pesisir Bupati Pasangkayu Dorong Tambak Udang Vaname

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 20 Agustus 2018 13:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 20 337 1938905 tingkatkan-ekonomi-rakyat-pesisi-bupati-pasang-kayu-dorong-tambak-udang-vaname-SBfaBnQExq.jpg

JAKARTA - Bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa mendorong para investor untuk budidaya udang vaname di kawasannya. Agus mengatakan langkah tersebut diambil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di pesisir pantai.

"Pendapatan per kapita kami Rp50 juta per tahun dari hasil perkebunan sawit mendekati income per kapita nasional, tapi orang miskin rata-rata di pantai makanya ini menjadi pemikiran kami agar tidak miskin kita hadirkan ini tambak udang vaname," kata Agus dalam diskusi bertajuk 'Round Table Discussion: Indonesia bersinergi menggali potensi udang vaname di Indonesia Timur Kabupaten Pasangkayu," Senin, (20/8/2018).

Agus mengatakan, pihaknya memastikan akan memberikan kemudahan bagi para investor yang hendak berinvestasi untuk budidaya udang tersebut. "Kita tawarkan kepada orang yang mau berinfertasi kami beri kemudahan dengan pola bermitra dengan masyarakat kerjasama masyarakat 20 persen 80 persen investor," tuturnya.

Agus menjelaskan, pihaknya beberapa waktu lalu sempat memanen udang vaname di lahan seluas 1 hektar yang terbagi kedalam tiga petak. Dari satu petak dirinya bisa menghasilkan 14 ton dengan nilai 1,4 miliar.

"Kemarin kami mencoba kerjasama kita panen perdana. Satu hektar 3 petak. Hasilnya 14 ton dengan kepadatan 200, jadi 14 ton kali 100 ribu (harga udang waktu itu) waktu itu kita panen 1,4 miliar satu petak. Satu hektar 3,2 miliar jadi cukup menjanjikan dan cukup bagus," ungkapnya.

Selain itu kata Agus pihaknya juga menekankan kepada para investor yang hendak berinvestasi harus memerhatikan lingkungan. Pihaknya tidak akan memberi izin kepada para investor yang tak menggunakan sistim ramah lingkungan.

"Kami juga penambakan itu sistimnya ramah lingkungan. Jadi kami polanya ramah lingkungan. Disana 60 persen itu tambak 40 persen harus ada instalasi pengolah ari limbah biasanya tidak ramah lingkungan. Kami ingin menjaga terus agar udang paname menjadi potensial dan terkenal di Kabupaten Pasangkayu," tukasnya

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini