nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi OTT Bupati Lampung Selatan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 22:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 27 337 1928465 kronologi-ott-bupati-lampung-selatan-xO7qIwbtOE.jpg

JAKARTA - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, pada Kamis, 25 Juli 2018, kemarin. Selain Zainudin Hasan, tim juga mengamankan 12 orang lainnya di beberapa lokasi terpisah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, awalnya tim mengamankan tujuh orang di sebuah hotel di daerah Bandar Lampung sekira pukul 20.00 WIB. Keenam orang yang diamankan tersebut di antaranya anggota DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugroho; Bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan; Kadis PUPR Lampung Selatan, Anjar Asmara; serta tiga sopir dari masing-masing orang itu dan marketing hotel.

"Dari tangan ABN (Agus Bhakti Nugroho) tim mengamankan uang Rp200 juta yang diduga suap terkait fee proyek di dalam tas kain merah," kata Basaria saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2018).

Konferensi pers KPK terkait OTT BupatiĀ  Lampung Selatan (Foto: Arie/Okezone)

Setelah dilakukan pemeriksaan singkat di hotel, sambung Basaria, keenam orang tersebut langsung dibawa ke Polda Lampung, untuk menjalani pemeriksaan awal.

Menurut Basaria, saat pemeriksaan awal Anjar mengaku masih menyimpan uang Rp400 juta terkait fee proyek di rumahnya. Kemudian tim KPK membawa Anjar ke rumahnya di Lampung Selatan. Di sana ditemukan uang sejumlah Rp400 juta dalam sebuah lemari.

Basaria menambahkan, tim kemudian menangkap Zainudin di rumahnya, di daerah Lampung Selatan sekitar pukul 23.00 WIB. Bersama dengan Zainudin, tim KPK turut mengamankan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amirico dan Sudarman ajudan.

Secara terpisah, tim KPK menangkap Nusantara yang merupakan staf Gilang dan Eka Aprianto. Menurut Basaria seluruh pihak yang diciduk itu dibawa ke Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan awal. Tim KPK selanjutnya membawa lima orang ke Jakarta guna proses lebih lanjut.

KPK pun telah resmi menetapkan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan (ZH) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur tahun anggaran 2018 di wilayahnya. Selain adik Ketua MPR RI tersebut, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya.

Tiga tersangka lainnya itu yakni, anggota DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugraha (ABN); Kadis PUPR Lampung Selatan, Anjar Asmara (AA); dan Bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan (GR).

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini