Wali Kota Curhat ke Jokowi Sering Disalahkan Warga karena Jalan Nasional Rusak

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 23 Juli 2018 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 23 337 1926163 wali-kota-curhat-ke-jokowi-sering-disalahkan-warga-karena-jalan-nasional-rusak-brhKPHmMcK.jpg Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany bersama wali kota se Indonesia di Istana Bogor (Fakhrizal/Okezone)

BOGOR -‎ Wali kota se-Indonesia menyampaikan keluhannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran merasa selalu disalahkan karena banyaknya jalan nasional yang rusak. Padahal, wewenang pemeliharaan jalan tersebut tidak berada di pemerintah kota.

‎Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) juga Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany‎ ‎mengatakan, pemeliharaan jalan nasional terkadang selalu terlambat dilakukan di tingkat provinsi. Alhasil, jalan-jalan yang berada di perkotaan menjadi rusak.

‎"Sedangkan masyarakat komplainnya ke kita (wali kota) langsung, misalnya kalau ada jalan rusak dan lainnya," kata Airin di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018).

Airin memaparkan, para wali kota se-Indonesia meminta kepada Kepala Negara agar mendapatkan anggaran untuk pemeliharaan jalan nasional guna menghindarkan semakin meluasnya jalan nasional yang rusak di wilayah kota.

Presiden Jokowi bersama Airin Rachmi Diany (Antara)

"Kita di daerah tingkat dua atau kota bisa mengalokasikan atau diberikan alokasi anggaran dari pusat dan kita yang melaksanakannya, sehingga tidak ada lagi tumpang tindih, karena kalau aset pusat atau provinsi kita tidak boleh melakukan pemeliharaan," ujar Airin.

‎Selain itu, menurut Airin, para wali kota juga menginkan adanya penambahan jumlah kuota PNS di Pemko. Hal itu mengingat setiap tahunnya terhadap PNS yang memasuki masa pensiun.

"‎Kita sudah usulkan, kita minta sebanyak-banyaknya, dari empat tahun berapa yang pensiun, hampir 400-an lebih (yang pensiun)," tandas Airin.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini