nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaksa Ajukan Banding Putusan Hakim soal Aset First Travel Dirampas untuk Negara

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 22:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 19 337 1924787 jaksa-ajukan-banding-putusan-hakim-soal-aset-first-travel-dirampas-untuk-negara-8qEJLZC8Aj.jpg Bos First Travel saat jalani sidang di PN Depok. (Foto: Antara)

JAKARTA – Jaksa Agung M Prasetyo mengungkapkan telah meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) kasus penipuan agen travel umrah First Travel untuk mengajukan banding atas keputusan Majelis Hakim soal aset yang dirampas untuk negara.

Dalam sidang putusan perkara tersebut, Majelis Hakim memutuskan aset milik First Travel dirampas untuk negara. Padahal, dalam tuntutannya, JPU meminta sejumlah aset tersebut harus dikembalikan untuk para korban penipuan.

"Kami lihat bukan milik negara. Kami melihatnya sebagai milik yang berhak. Ya mereka para korban itu, yang disedang kami ajukan upaya hukum banding ya," kata Prasetyo di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Jaksa Agung Prasetyo (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

Menurut Prasetyo, seharusnya hakim yang dipimpin oleh Sobandi itu memberikan aset rampasan tersebut kepada para korban yang ditipu oleh First Travel. Mengingat, sambung dia, dalam perkara ini yang merasakan kerugian paling besar adalah calon jemaah bukan negara.

"Dari putusan pengadilan mengatakan dirampas untuk negara, tapi negara tidak ada kerugian di sini, tidak harus negara, tapi yang rugi adalah para pihak yang berangkat Umrah Haji," tutur Prasetyo.

(Baca Juga : Sejumlah Barang Bukti Mobil Kasus First Travel Raib di Kejari Depok?)

Dengan alasan tersebut, Prasetyo menyatakan pihaknya telah mengajukan banding. Tujuannya, agar aset tersebut bisa mengurangi kesengsaraan para calon jemaah.

"Kami tinjau banding, kalau banding mengatakan mengatakan permohonan kani terkait barang bukti ya nanti kami serahkan kepada mereka yang berhak," ucap Prasetyo.

(Baca Juga : Kejagung "Buang Badan" Terkait Raibnya Mobil Milik Bos First Travel yang Disita Kejari Depok)

Majelis Hakim Sobandi memvonis bos First Travel Andika Surachman 20 tahun penjara, kemudian istrinya Annisa Hasibuan 18 tahun penjara dari tuntutan 20 tahun bui. Sedangkan Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara dari tuntutan 18 tahun kurungan.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini