Share

50 Terduga Teoris Ditangkap di Jakarta Pasca-Ledakan Surabaya

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 16 Juli 2018 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 16 337 1922962 50-terduga-teoris-ditangkap-di-jakarta-pasca-ledakan-surabaya-arj3UGX7TR.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Okezone)

JAKARTA - Sejak rentetan aksi ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur dua bulan lalu, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah menangkap 200 terduga teroris, 20 di antaranya ditembak mati dengan alasan membahayakan nyawa petugas.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dari jumlah tersebut, 50 terduga teroris di antaranya ditangkap di Ibu Kota DKI Jakarta. Penangkapan itu terkait dengan pemberantasan kelompok teror Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

Tawa dan Salam Kapolri Tito Karnavian dalam Wawancara Khusus

"Hampir 50 kami tangkap di DKI kaitan dengan jaringan JAD," kata Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (16/7/2018).

Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan pada seorang pelatih sekuriti berinisial S, di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin 9 Juli 2018 lalu. Bahkan, aparat juga melakukan penggeledahan dirumah terduga yang berada dibilangan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut Tito, dengan diberlakukannya Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Terorisme, jajarannya bisa lebih leluasa menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam kelompok terorisme.

"Kami gunakan UU baru nomor 5 tahun 2018 kalau dulu ada perencana atau baru membuat tapi sekarang itu sudah bisa kami proses tapi sekarang tidak cukup menjadi anggota jaringan terorisme bisa kita tahan 200 hari dan kami akan lakukan itu," papar Tito.

Hasil penggeledahan di rumah S, polisi mengamankan sejumlah barang, yakni senjata api, berbagai senjata tajam, dan granat. Hingga kini S masih diperiksa secara intensif di kantor polisi. Belum ada keterangan resmi keterlibatan S dalam aksi terorisme.

Total penangkapan 200-an terduga teroris itu merupakan pengembangan dari peristiwa bom di Surabaya. Terbaru, aparat kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap tiga terduga teroris di Yogyakarta. Selain itu, hasil tersebut juga berkaitan dengan penangkapan terduga teroris terkait dengan penyerangan Mapolres Indramayu.

"Pengembangan kasus bom Surabaya 194 plus kemarin 3 tertembak 197. Kemudian di Indramayu ya itu sudah ditangkap lagi ada 9 lanjutan dari 2 orang yang mau menyerang Polres," tutup Tito.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini