Menlu RI Resmikan Jembatan Diplomasi di Garut

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 14 Juli 2018 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 14 337 1922183 menlu-ri-resmikan-jembatan-diplomasi-di-garut-LuxzbCqkHU.jpg

GARUT – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi meresmikan jembatan diplomasi di Desa Cibunar, Kecamatan Taragong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jembatan yang dinamakan Jembatan Diplomasi tersebut merupakan hasil sumbangan dari Jakarta Ambasador Golf Association (JAGA) bagi warga Desa Cibunar yang terkena dampak banjir bandang pada 2016.

Menurut Menlu Retno, sumbangan jembatan itu adalah bentuk dari kepedulian para diplomat terhadap kesejahteraan dan keselamatan masyarakat Indonesia. Jembatan dipilih sebagai bentuk sumbangan karena merefeleksikan tugas yang diemban diplomat.

“Kenapa jembatan? Karena di pekerjaan kami, tugas kami terkait dengan kata menjembatani. Jika ada pihak berbeda pendapat, salah satu tugas diplomat adalah menjembatani perbedaan itu,” kata Menlu Retno, Jumat (13/7/2018).

“Kali ini benar-benar menjembatani secara fisik ada jembatan untuk menghubungkan dua kecamatan, dua desa.”

Bupati Garut H. Rudi Gunawan mengatakan, sebelum jembatan diplomasi dibangun, warga harus menempuh jarak 2 km untuk sampai ke desa sebelah. Saat ini, waktu tempuh antar desa menjadi jauh lebih singkat. Jembatan diplomasi ini juga diharapkan dapat menjaga silaturahmi antar warga.

Menurut Menlu Retno, jembatan tersebut dinamakan jembatan diplomasi dengan harapan dapat mengingatkan kepada masyarakat untuk mengatasi perbedaan di antara mereka dengan diplomasi.

“Kita hidup di masyarakat pasti ada rasa tidak cocok satu sama lain. Tetapi selama kita bernegosiasi, berdiplomasi kita insya Allah dapat menghindari konflik,” kata Menlu Retno.

“Agar bapak ibu selalu ingat kalau terjadi konflik, ibu bapak bisa bernegosiasi, berbicara , berdiplomasi. Kita berbeda tetapi tetap satu Indonesia.”

Dia juga berpesan agar warga terus menjaga toleransi dan keharmonisan.

“Indonesia dihormati karena kemajemukan kita dan toleransi. Karena itu kita pupuk toleransi agar kita hidup dengan damai dan tentram.”

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini