Suryadharma Ali Yakin Kesaksian JK Meringankan Dirinya

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 11 Juli 2018 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 11 337 1920988 suryadharma-ali-yakin-kesaksian-jk-meringankan-dirinya-JLhzFRzHgN.jpg Suryadharma Ali (foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) yakin kesaksian Wakil Presiden Jusuf Kalla akan meringankan dirinya. Pasalnya, JK dianggap sangat memahami aturan mengenai dana operasional menteri (DOM).

"Yang pasti Pak JK adalah atasan saya, langsung mengerti apa tugas-tugas menteri dan memahami aturan-aturan yang berkaitan dengan DOM," kata SDA di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (11/7/2018).

JK sendiri hari ini bersaksi untuk SDA di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam kesempatan itu JK mengatakan SDA menggunakan DOM sesuai aturan. Terlebih dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 268 Tahun 2014 disebutkan bahwa seorang menteri diberikan keleluasaan untuk menggunakan DOM secara fleksibel dan diskresi.

SDA mengatakan, kesaksian JK telah cukup bagi dirinya. Ia berharap kesaksian Wakil Kepala Negara dapat dipahami semua pihak dan meringankan dirinya. "Jadi saya merasa cukup yang telah beliau berikan keterangan pada hari ini dan mudah-mudahan bisa dipahami semua pihak," jelas SDA.

 jk

Sementara itu, pengacara SDA, M Rullyandi mengatakan kesaksian JK sangat menguatkan dalil pengajuan PK kliennya. Ia menggarisbawahi bahwa penggunaan DOM tidak harus dipertanggung jawabkan secara detail oleh seorang menteri. Hal itu menurutnya sudah sesuai PMK Nomor 268 Tahun 2014.

"Menyaksikan keterangan hari ini Pak JK selaku Wapres kita mendengar semua bahwa DOM tidak dipertanggung jawabkan, mohon dicatat ya. Inilah kekeliruan selama ini yang barangkali akan menjadi bahan pertimbangan bagi majelis hakim MA," jelas Rullyandi.

Di sisi lain, menantu Suryadharma Ali, Rendhika Harsono meminta doa dari masyarakat terkait PK yang diajukan mertuanya. Keluarga berharap mantan Ketua Umum PPP itu mendapat keadilan melalui upaya hukum lanjutan ini.

"Mohon doanya agar diberikan keadilan hukum kepada ayah saya," ucap dia.

 jk

Sekadar informasi, Suryadharma Ali mengajukan upaya hukum peninjauan kembali (PK) atas kasus yang menjeratnya. Dalam memori PK itu ia mengutip keterangan JK terkait penggunaan Dana Operasional Menteri (DOM).

Majelis Hakim Tipikor menyatakan Suryadharma terbukti menyalahgunakan jabatannya selaku menteri dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan dalam penggunaan DOM.

Pada 2016 lalu, Suryadharma telah dijatuhkan hukuman selama 6 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan. Selain itu ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp1.821 miliar dan diganjar hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini