Share

Menerka Cawapres yang Layak Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 09 Juli 2018 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 09 337 1920065 menerka-cawapres-yang-layak-dampingi-jokowi-di-pilpres-2019-ntyYTlTAsn.jpg Presiden Joko Widodo

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengungkapkan bawa nama Cawapres yang akan mendapinginya sudah dikantongi, tinggal masalah waktu saja untuk mengumumkannya.

Menanggapi hal tersebut, Dosen Departemen Politik Fisip Universitas Airlangga dan Direktur Initiative Institute, Airlangga Pribadi Kusman, mengatakan yang harus dilakukan Jokowi adalah mencari pasangan wapres yang tidak saja dapat menyumbang dukungan elektoral namun lebih dari itu adalah dapat membangun kolaborasi kepemimpinan yang sejalan dengan style maupun visi kepemimpinan Presiden ke depan maupun tantangan yang dihadapi oleh Indonesia selama lima tahun ke depan.

"Problem tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh Pemerintahan Jokowi adalah pertama, menjaga ketahanan ekonomi ditengah dinamika geo-politik yang bergerak dinamis, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang mampu menjawab persoalan kemiskinan dan pengangguran, menata proses kelembagaan ekonomi seperti birokrasi yang lebih cepat melayani kesempatan berusaha dan sektor perbankan yang ramah terhadap pemberian kredit bagi pelaku usaha kecil dan menengah," ujar Airlangga Pribadi kepada Okezone, Senin (9/7/2018).

(Baca Juga: Sudah Kantongi Nama Cawapres, Jokowi: Tinggal Diumumkan)

Kedua, sambungnya, adalah faktor keseimbangan politik dalam kerangka membangun titik temu dan konsensus politik antara kekuatan politik nasionalis dan kekuatan politik Islam.

"Ketiga, tantangan membangun praktik good governance (tata kelola kepemimpinan yang baik) dengan kemampuan membangun pola kerjasama antara pusat dan daerah, mampu menjaga harmonisasi antara eksekutif dan legislatif serta memiliki jejak langkah yang jelas dalam membangun komunikasi dan mendorong partisipasi dengan kelompok CSO," terangnya.

Dari tiga kriteria tersebut, sosok Airlangga Hartarto dinilainya cocok untuk mendampingi Jokowi. "Dia adalah kombinasi dari teknokrat-politisi. Sebagai seorang politisi partai Golkar dan Menteri Perindustrian," ujar Airlangga Pribadi.

"Airlangga adalah figur yang tahu bagaimana membangun keseimbangan bandul politik sekaligus memahami problem-problem ekonomi yang menjadi tantanan Indonesia ke depan," imbuhnya.

Selain Airlangga Hartarto, nama lain yang juga dinilai layak untuk mendapingi Jokowi di Pilpres 2019 adalah Darmin Nasuiton. "Beliau adalah ekonom yang memiliki latar belakang ekonomi beraliran heterodoks yang melihat pentingnya kapasitas dan peran negara dalam untuk menjaga sustainabilitas ekonomi pasar," ujarnya.

Dirinya pun menilai, pandangan dan pengalaman Darmin di sektor ekonomi perbankan maupun sebagai menko ekonomi bersikap, bahwa sektor perbankan harus peka terhadap sektor UKM, sudah dijalankan dengan baik.

Sementara di wilayah gubernur, lanjutnya, maka yang potential adalah Soekarwo. "Soekarwo adalah pemimpin yang mampu mengelola governance yang dapat menjaga harmonisasi relasi eksekutif-legislatif maupun dalam posisi sebagai Gubernur mampu mengelola relasi Provinsi dan kabupaten/kota," teranngya.

Dan yang paling penting untuk dikedepankan, kata Airlangga Pribadi, bahwa selain faktor elektabilitas, Jokowi sebagai figur Presiden yang masih memiliki dukungan di tingkat bawah, harus mempertimbangkan kapasitas kenegarawanan dan figur yang paham mengelola negara untuk menyelesaikan persoalan ketahanan ekonomi, keseimbangan politik dan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini