Share

JK Tak Masalah Uji Materi Pembatasan Maju Cawapres Ditolak MK

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 28 Juni 2018 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 28 337 1915284 jk-tak-masalah-uji-materi-pembatasan-maju-cawapres-ditolak-mk-zD3pkYhNP6.jpg Wapres RI, JK (foto: Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji ketentuan Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 huruf i Undang-Undang Pemilu tentang masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden. Gugatan itu diajukan pihak yang ingin Jusuf Kalla bisa maju lagi jadi calon wakil presiden (cawapres).

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku tidak masalah ditolaknya uji materi beleid tersebut. Pasalnya, ia pun tak ingin mencalonkan diri kembali pada Pilpres 2019.

"Oh tidak ada soal. Sejak dulu anda tanya saya selalu bilang ingin istirahat. Bukan saya menggugat," kata Jusuf Kalla di Ayana Midplaza Hotel, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Kalla menegaskan, ingin ada regenerasi kepemimpinan nasional. Karena itu, ia mendorong anak-anak muda untuk mencalonkan diri dalam Pilpres 2019.

 JK

"Saya pertama butuh 20 persen, saya enggak punya partai. Cukuplah biar yang muda-muda," tandas dia.

Permohonan uji materi ini diajukan oleh perseorangan warga negara Indonesia Muhammad Hafidz, dan dua organisasi yaitu; Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa, dan Perkumpulan Rakyat Proletar.

Dalam pertimbangannya, Mahakamah menyatakan para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan sehingga permohonan mereka tidak dapat diterima.

Mahkamah berpendapat ketentuan ini mungkin dapat dinilai telah menimbulkan kerugian konstitusional bagi seseorang yang pernah atau sedang menjadi presiden atau wakil presiden selama dua kali masa jabatan dalam jabatan yang sama, tetapi tidak secara berturut-turut dan memiliki keinginan untuk mengajukan diri kembali sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini