nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Akui Distribusi Logistik Pilkada Papua Terganggu Teror KKSB

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 26 Juni 2018 18:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 26 337 1914293 polri-akui-distribusi-logistik-pilkada-papua-terganggu-teror-kksb-WK8WvheIpr.jpg Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, pengiriman logistik Pilkada serentak ke Papua khususnya di Kabupaten Nduga sempat terganggu akibat tragedi penyerang pesawat Trigana Air Twin Otter di Bandara Kenyam, Papua, pada Senin 25 Juni 2018.

Menurut Setyo, selain mengangkut 18 Anggota BKO Brimob pesawat yang diberondong tembakan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) itu ternyata juga sedang mengangkut logistik Pilkada di Kabupaten Nduga.

"Itu kan logistik yang dibawa, logistik dan personel yang mengamankan dan itu harus menempuh jalan terjal lagi. Dengan adanya kejadian itu, maka ditunda dan kita lihat kita Tahapan Pilkada dulu situasi keamanan di sekitar," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Setyo berharap, peristiwa tersebut dapat segera teratasi, para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekira 7 sampai 8 orang itu segera ditangkap. Pasalnya, ia telah mengerahkan anak buahnya untuk memburu pelaku agar Pilkada betul-betul dipastikan tidak tertunda, aman dan kondusif.

"Kita harus hati-hati jangan sampai ada korban lagi, itu yang penting, tentunya kita berharap pelaksanaan Pilkada disana dapat berlangsung tepat waktu dan aman, itu yang penting," ujarnya.

Menurut Setyo, setidaknya ada 7 Kabupaten dan Provinsi Papua yang akan melaksanakan Pilkada serentak besok. Jenderal bintang dua itu memastikan logistik akan sampai ke tujuh daerah tersebut meski sempat terganggu.

"Ini kalau Pilgub kan semua melaksanakan pungutan suara, selain itu ada tujuh (kabupaten) yang melaksanakan itu, tapi yang lain-lain untuk Pilgub juga sama ambil suara juga," pungkasnya.

 Ilustrasi pilkada

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin 25 Juni kemarin sekira pukul 09.45 WIT. Pesawat Twin Otter milik Trigana Air, yang mengangkut 18 anggota BKO Brimob yang akan melakukan pengamanan Pilkada diberondong tembakan KKSB hingga pilot Abdillah Kamil luka-luka terkena serpihan peluru.

Sebanyak tiga warga sipil tewas turut menjadi korban tembakan KKSB dan beberapa personel Brimob dan sipil lainnya mengalami luka-luka, termasuk anak kecil. Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini