nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengamanan Lebaran 2018 Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tahun Sebelumnya, Ini Fakta-faktanya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 14:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 25 337 1913705 pengamanan-lebaran-2018-dianggap-lebih-baik-ketimbang-tahun-sebelumnya-ini-fakta-faktanya-GVAnod9kXE.jpg Rakor Lintas Sektoral di Mabes Polri (foto: Fahreza R/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah dan Polri melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka analisa dan evaluasi pengamanan Idul Fitri 1439 Hijriyah. Hasilnya disimpulkan bahwa arus mudik dan balik pada 2018 lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

"Secara umum ialah masyarakat ternyata lebih mudah untuk melakukan mudik lebaran, juga arus balik. Kemacetan sudah dapat diurai. Kecelakaan lalin sudah dapat dikurangi sangat jauh, 30 persen dari tahun lalu," ujar Menko Polhukam Wiranto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Rapat Koordinasi Pengamanan Lebaran 2018 (foto: Fahreza R/Okezone)

Dari segi ketersediaan bahan pokok dan pangan pada Idul Fitri 1439 Hijriyah, Wiranto menyebut harganya relatif terkendalikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga dengan harga tiket transportasi massal.

"Harga tiket dibanding tahun lalu lebih manusiawi," ujar mantan Panglima ABRI itu.

Menteri dari Partai Hanura itu mengatakan, aksi kriminalitas pada momentum kali ini juga dapat ditekan. Sehingga, angka aksi tersebut relatif lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.

"Angka kriminalitas dapat ditekan. Tentu ini bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, tapi hasil kerjasama (semua pihak) dengan baik," terang Wiranto.

Rakor lintas sektoral ini juga diisi dengan video conference (vicon) antara pemerintah pusat dan daerah, baik dari jajaran birokrasi ataupun aparat keamanan serta pertahanannya. Wiranto mengucapkan terimakasih kepada jajarannya di daerah.

"Dalam vicon tadi saya sampaikan ucapan terimakasih kepada segenap pemangku kepentingan baik di pusat dan daerah. Saya tahu semuanya telah bekerja dengan keras melakukan yang terbaik," pungkas dia.

Selain Wiranto, rakor tersebut juga diikuti Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini