nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan & Begal Berkurang saat Mudik, Ketua DPR Acungi Jempol ke Polri

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 22 Juni 2018 16:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 22 337 1912818 kecelakaan-begal-berkurang-saat-mudik-ketua-dpr-acungi-jempol-ke-polri-dOPweOCNt0.jpg Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (foto: Antara)

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran pada tahun ini lebih baik dibandingkan tahun 2017 lalu. Terutama soal pengamanan, Bamsoet menilai kesiapsiagaan Polri di sepanjang jalur mudik dinilai mampu menurunkan angka kecelakaan dan meminimalisir kejahatan rampok atau begal terhadap pemudik.

Dari hasil pantauan wilayah yang dilakukannya di sepanjang jalur mudik Sumatera dan Jawa, menurut Bamsoet situasi keamanan terbilang kondusif.

“Saya sebagai Ketua DPR memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Polri yang tentunya didukung stake holder terkait. Bahwa pos pengamanan Polri dengan personelnya yang siap siaga di sepanjang jalur mudik dan optimalnya pos pelayanan atas kerjasama Polri, instansi terkait dibantu komponen masyarakat, alhamdulillah terlaksana lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” terang Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/6/2018).

Selain penempatan personel untuk mengurai kemacetan dan bersiaga di titik rawan kecelakaan, mantan Ketua Komisi III ini memandang salah satu kebijakan yang cukup efektif menekan kejahatan yakni adanya perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada jajarannya untuk menembak mati begal yang melakukan aksinya di sepanjang jalur mudik.

mudik

Tito, lanjut Bamsoet bahkan mengultimatum akan mencopot Kapolres bila di daerahnya muncul aksi begal terhadap pemudik.

“Kebijakan ini terbukti efektif. Sejumlah Polda bahkan menyiagakan penembak jitu di jalur rawan begal,” jelas Bamsoet.

Senada dengan Bamsoet, anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai turunnya angka kecelakaan pada musim mudik Lebaran tahun ini tak lepas dari semakin bertambahnya infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan kebijakan pengaturan lalu lintas yang baik.

"Hasil pemantauan, mudik tahun ini lebih cepat, lancar dan nyaman," kata Sahroni.

mudik

Sahroni menuturkan, salah satu yang turut mengurai kemacetan adalah penambahan jumlah ruas jalan tol yang terhubung dari Jakarta hingga ke Jawa Timur. Hal ini berimbas ke pemudik yang bisa memilih jalur mudik ke kampung halamannya.

Pada mudik lebaran 2018, pemerintah telah menyiapkan jalan tol sepanjang 760 km dari Jakarta ke Surabaya. Dari jumlah itu telah beroperasional sepanjang 525 km. Sementara 235 km lainnya bersifat fungsional, yaitu sudah digunakan namun belum dikenakan biaya.

"Tahun ini jalan tol sudah banyak difungsikan. Baik yang sifatnya operasional maupun fungsional. Ini sangat membantu pemudik,” ucap Sahroni.

Sahroni juga mengapresiasi kinerja Polri, Kementerian Perhubungan dan stakeholder lainnya, termasuk TNI dalam mengawal arus mudik dan balik tahun ini. Terbukti, kata dia, kinerja berbagai instansi ini menunjukkan turunnya angka kecelakaan.

Berdasarkan data dari Polri, pada 2017 ada sekitar 815 orang meninggal dunia, sementara di 2018 hingga H+3 lebaran berjumlah 333 orang atau turun 482 orang. Kemudian, jika dibandingkan dengan tahun lalu ada penurunan jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan, yaitu 2.110 kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan 4.498 kendaraan.

Hal ini menurutnya tak lepas dari peran aktif anggota Polri dalam mengamankan jalur mudik. Ia mengemukakan banyak pemudik yang mengaku lebih cepat menempuh jarak ke kampung halamannya ataupun kembali ke Jakarta setelah mudik.

“Polri menempatkan anggotanya untuk mengamankan jalur di titik rawan kemacetan, serta tempat-tempat rest area. Selain itu anggota Polri juga melakukan patroli dan pemantauan lewat udara untuk mengetahui jalur mana yang tersendat dan kemudian diuraikan,” kata Sahroni.

Dalam kesempatan yang sama Sahroni menyoroti langkah berani Kemenhub dan Polri memberlakukan sistem satu arah atau one way pada saat arus balik. Sehingga, pemudik bisa lebih lancar dan nyaman kembali ke Ibukota.

Kinerja yang baik diharapkan semakin lebih baik di periode mudik tahun berikutnya. Terlebih dengan akan semakin baiknya infrastruktur jalan tol yang saat ini hampir rampung.

"Manajemen lalu lintas yang sudah dilakukan oleh Kemenhub, Polri dan seluruh jajaran terkait sudah sangat bagus," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini