nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gandeng Cucu Jenderal Sudirman, PKPI Ingin Pertahankan Suara Tradisional

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 20 Juni 2018 18:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 20 337 1912026 gandeng-cucu-jenderal-sudirman-pkpi-ingin-pertahankan-suara-tradisional-5HDuNJr3QG.jpg

JAKARTA - Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono menggandeng cucu Panglima Besar Jenderal Sudirman, Danang Priambodo Sudirman, sebagai Kepala Bidang Kesejahteraan Prajurit dan Veteran dalam menahkodai partai yang didirikan mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno itu.

Menurut Diaz, purnawirawan dan keluarga besar TNI-Polri merupakan basis suara tradisional PKPI yang tetap harus dipertahankan. Sehingga, PKPI membentuk bidang tersebut untuk memperjuangkan aspirasi dari purnawirawan prajurit TNI dan Polri tersebut.

"Secara strukturnya selama ini saya lihat yang tadi saya bilang basis suara PKPI itu secara tradisional adalah prajurit TNI dan Polri. Tetapi belum ada bidang yang mewadahi voter tersebut. Secara struktur kita membuat dulu untuk meyakinkan kepada pemilih tradisional kita yang miliki 1,2 juta itu bahwa kita pasti akan memerjuangkan hak-hak mereka dan keluarga mereka," kata Diaz dalam acara Halal Bihalal PKPI di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018).

Menurut Diaz, selain membentuk Bidang Kesejahteraan Prajurit dan Veteran, PKPI juga banyak mengembangkan bidang lainnya seperti bidang e-Sport atau bidang olahraga elektronik yang bertujuan memfasilitasi para gamers di Indonesia yang berjumlah mencapai 43 juta orang.

"Itu merupakan pasar baru juga untuk PKPI. Jadi selain mempertahankan yang 1,2 juta itu dengan pembaharuan sekarang kita sedang mencari juga pasar-pasar baru di luar itu," imbuhnya.

PKPI dibawah kepemimpinan Diaz memiliki tagline sebagai parpol zaman now. Menurut Diaz, PKPI bukan merupakan partai anak muda, namun partai yang berjiwa muda.

"Di mana pengurusnya itu bukan yang muda-muda saja tapi ada yang tua juga. Tapi mereka ini berjiwa muda. Ada satu kader DPK yang umurnya sudah 80 tahun, itu di Jatim kalau tidak salah. Tapi karena masih mau kerja, semangat kerja ya akita pertahankan," ucap Stafsus Presiden Jokowi itu.

Sementara itu, Danang Priambodo Sudirman mengatakan bahwa diajak bergabung di PKPI lantaran ajakan mantan Ketum PKPI Hendropriyono hampir setengah tahun yang lalu.

"(Diajak) tolong ikut bergabung di PKPI dan saya bilang, Pak izin kami puluhan tahun tidak pernah masuk ke partai. Apa yang membuat Bapak tertarik," ujar Danang bertanya kepada Hendropriyono kala itu.

"Saya peduli dengan Sudirman jadi saya buat satu devisi begini yang sesuai dengan apa yang dilakukan Panglima Besar Sudirman," urainya menirukan perkataan Hendropriyono.

Meski telah bergabung menjadi pengurus PKPI, Danang memastikan tidak akan terjun ke dunia politik dengan menjadi calon legeslatif atau kontestasi lainnya. "Saya siap. Tapi izin saya tidak akan mencalegkan diri. Tapi tetap fokus terhadap kesejahteraan veteran karena ruhi kami tetap seperti itu," lanjutnya.

Ia menegaskan, keluarga besar Panglima Jendral Sudirman tidak akan berpolitik praktis karena ketokohan pendiri ABRI itu mengajarkan bahwa keluarga Sudirman bukan orang yang berperangai penjilat maupun penghujat terhadap pemerintah atau penguasa.

Panglima Besar Sudirman, lanjut dia, mengajarkan bila pemerintah sudah tidak sesuai maka mengkritik dengan menyampaikan aspirasinya dengan apa adanya.

"Tugas kami kesejahteraan dan kebetulan PKPI ini memang didirikan Pak Tri dan memang supaya ada suara dari pejuang ini menyalurkan aspirasi politiknya. Walaupun saya di sini saya tetap tidak ingin politik praktis," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini