nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Dugaan Chat Mesum Habib Rizieq di SP3, IPW Apresiasi Polri

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 17 Juni 2018 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 17 337 1911130 kasus-dugaan-chat-mesum-habib-rizieq-di-sp3-ipw-apresiasi-polri-EBYm5Xs5me.jpg Habib Rizieq Shihab (foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi kepada Polri yang sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus dugaan chat mesum yang menjerat Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada Polri yang sudah mengeluarkan SP3 dalam kasus Habib Rizieq,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane di Jakarta, Minggu (17/6/2018).

Neta meyakini, sejak awal IPW meyakini bilamana SP3 tersebut sudahlah dipegang oleh Habib Rizieq. Hal tersebut diyakini lantarn Imam Besar FPI itu sudah mengumukan kepublik terkait surat SP3.

“Jika mereka berbohong tentunya mereka akan terkena sanksi hukum yakni mempermalukan institusi Polri,” papar Neta.

 Habib

Selain itu, Neta memandang dikeluarkannya SP3 oleh Polri dikarenakan hingga saat ini belum ditemukannya bukti yang konkrit untuk menjerat Habib Rizieq.

“Polri tak kunjung mendapatkan alat bukti yang konkrit untuk menjerat Habib Rizieq dan secara hukum kasus seperti ini harus di SP3. Kenapa kasus Rizieq harus di SP3 karena alat buktinya tidak jelas,” tegas dia.

Tak sampai disitu, Neta juga mengharapkan agar pihak Polri dapat mengusut video porno yang diduga dilakukan oleh salah satu anggora DPR Fraksi partai Gerindra. Hal tersebut dikarenakan sudah memiliki bukti yang cukup.

 Habib

“Namun diharapkan Polri segera memburu dan menangkap para pelaku kasus video porno yang mirip anggota DPR Fraksi Gerindra,” katanya.

“Polisi mendiamkan kasus ini padahal saksi-saksi yang melakukan porno aksi sangat jelas, ada 2 perempuan dan 1 lelaki tapi kenapa polisi mendiamkan kasus yang alat buktinya sangat jelas dan polisi hanya sibuk memburu kasus Rizieq yang tidak jelas alat buktinya,” sambung dia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini