nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terinspirasi dari Mahathir Mohamad, Amien Rais Miliki Niat Jadi Presiden

Muhamad Rizky, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2018 12:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 10 337 1908869 terinspirasi-dari-mahathir-muhamad-amien-rais-miliki-niat-untuk-jadi-presiden-XiPn6D1RYo.jpg Amien Rais (foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai cocok untuk mencalokan diri sebagai presiden pada 2019 mendatang. Meski sudah berumur Amin meyakini dirinya mampu sebab Ia menilai Kembalinya Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad menjadi bukti bahwa usia tak menghalangi hal itu.

"Kalau Mbah Amien Rais ini kan, walaupun tua, ya tidak apa-apa. Begitu Mahathir. Jadi, saya jadi remaja lagi sekarang kan ya, jadi saya terimakasih Pak Mahathir," kata Amien saat menghadiri acara buka bersama di Kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, di Jakarta, kemarin.

Amien Rais Angkat Bicara Soal Uang Rp600 Juta yang Disebut Jaksa KPK

Amin mencoba untuk membandingkan, antara usianya dengan Mahathir yang lebih tua dibandingkan dirinya. Terpilihanya Mahathir katanya merupakan perubahan cara pandang akan suatu usia.

"Jadi saya pun sedikit agak layak ya (mencalonkan diri). (Saya) sudah agak kuno ya, tapi ya dengan Mahathir itu jadi ada semacam ada perubahan visi orang Asia Tenggara [soal usia] ini," tuturnya.

Tak hanya dirinya, Mantan Ketua MPR RI itu juga menyebut sejumlah nama lain yang menurutnya layak menjadi sorang calon presiden. Ketiga orang itu adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Mantan Ketua Umun PAN Hatta Rajasa, dan Ketua Majelis Penasehat PAN Soetrisno Bachir.

Menurut Amin ketiganya memiliki kapasitas maupun kompetensi dalam memimpin rakyat Indonesia. Untuk itu ia pun mengatakan partainya akan mengusung mantan-mantan ketum partainya terdahulu untuk maju.

"Kami akan mengusung cuma empat saja. Kader terbaik yaitu ketua umum masing-masing pada zamannya," tambah Amin..

Meski belum ada keputusan dari koalisinya yakni PAN, PKS, dan Gerindra yang nantinya akan di majukan. Amin menyerahkan kepada publik siapa yang nantinya akan dipilih.

"Nah biarkanlah nanti rakyat akan membuat penilaian. Jadi kita tetap dengan Gerindra, PKS, PBB, bahkan, kalau misalnya ini, Partai Demokrat memperkuat kita, itu akan lebih bagus lagi," tukasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini