nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidana Korupsi Masuk RKUHP, Jaksa Agung Minta KPK Tak Khawatir

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 19:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 08 337 1908420 pidana-korupsi-masuk-rkuhp-jaksa-agung-minta-kpk-tak-khawatir-FQwgRLtmov.jpg Jaksa Agung HM Prasetyo (foto: Antara)

JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo angkat bicara soal polemik masuknya pidana korupsi ke dalam Rencana Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Lembaga yang ia pimpin akan mengikuti keputusan legislatif, dan tidak akan mengurangi kewenangannya untuk turut andil memberantas korupsi.

Prasetyo mengatakan, masuknya pidana korupsi dalam RKUHP juga tidak akan dapat mengurangi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh karenanya, ia meminta KPK agar mendengarkan terlebih dahulu penjelasan legislatif.

Jaksa Agung Ikuti Rapat Pembahasan Kasus Penistaan Agama

"Kalau kita dengar pembahasannya itu dan ikuti itu bahwa kalaupun korupsi dimasukan ke dalam RUKUHP, itu tentunya tidak mengurangi nilai kewenangan dan kapasitas dari KPK, berarti mereka tidak harus merasa khawatir apapun, artinya jangan khawatir," kata Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Prasetyo meminta agar publik juga tidak langsung berasumsi bahwa masuknya korupsi ke pidana umum sebagai upaya kebiri terhadap lembaga KPK. Apalagi, katanya, saat ini masih dalam tahapan pembahasan antara pemerintah dengan DPR, tidak baik apabila kita menilai sebelum mengetahui secara pasti yang sesungguhnya.

"Kita tunggu hasilnya seperti apa, ya semuanya tentunya ingin yang terbaik, supaya bagaimana korupsi di negara kita ini bisa dicegah dan diberantas supaya lebih efektif dan maksimal hasilnya," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini