nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penghasilan 2 Pelaku Penyedia Situs Porno yang Tawarkan Anak di Bawah Umur

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 18:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 08 337 1908386 ini-penghasilan-2-pelaku-penyedia-situs-porno-yang-tawarkan-anak-di-bawah-umur-cejS67XKQ9.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Polisi membongkar sindikat pembuat dan pengelola situs porno www.l****r.org, yang menawarkan anak di bawah umur. Masing-masing pelaku berinisal NMH (34) dan EDL (29), telah mengoperasikan situs buatannya sejak 2012 silam dengan jumlah pengikut 150 ribu akun dan mendapatkan keuntungan ratusan juta rupiah.

Kepala Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Kombes Dani Kustoni mengatakan, NMH dan EDL mendapat keuntungan dari iklan dengan tarif yang variatif sesuai posisi iklan. Dalam setiap tiga bulan pelaku mengaku bisa mengumpulkan hingga Rp100 juta.

"Penghasilannya dari iklannya, ada yang bayar 15 juta pertiga bulan. Sehingga penghasilan pertiga bulan kurang lebih Rp100 juta," kata Dani di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Ilustrasi Pornografi 

Dani menerangkan, situs yang dikelola NMH dan EDL juga menampung sebanyak 150 ribu akun member yang telah mendaftar. Selain itu juga ada mucikari yang dapat berinteraksi dengan member untuk menjajakan perempuan pekerja seks komersial (PAK) bahkan ada anak dibawah umur turut ditawarkan di situs tersebut.

"Kita masih selidiki mucikarinya. Jadi diforum itu ada mucikari, itu khusus ada yang yang menjadi marketing, jadi sifatnya menawarkan dan orang bisa bertransaksi disitu. Kalau member disitu bisa membaca cerita dewasa," tegasnya.

Setelah beberapa lama beroperasi akhirnya situs itu terbongkar dan polisi menangkap pembuat dan pengelola. Diantaranya NMH diringkus dikediamannya di Perumahan Manggar Permai, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur pada 25 Mei dan EDL di Jakarta pada Rabu 30 Mei lalu.

NMH dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang dan atau Tindak Pidana perdagangan orang, Pornografi dan atau Tindak Pidana ITE dengan sanksi hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 Miliar.

Sedangkan EDL dikenai pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pomograti dan Tindak Pidana lnformasi dan ITE dengan snksi hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp6 Miliar.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini