nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Pelaku Ditangkap, Situs Porno Ini Tawarkan Prostitusi Bertarif Rp1 Juta

ant, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 14:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 08 337 1908254 2-pelaku-ditangkap-situs-porno-ini-tawarkan-prostitusi-bertarif-rp1-juta-nDRhwv4fiQ.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Situs porno yang dibuat oleh NMH (34), www.l****r.org beroperasi sejak 2012 dengan jumlah pengikut 150 ribu akun. NMH berhasil diringkus polisi di rumahnya di Perumahan Manggar Permai, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur pada 25 Mei 2018.

Situs tersebut memuat dan menyebarluaskan konten pornografi berupa tulisan cerita dewasa, gambar, dan video porno.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni, Jumat (8/6/2018) mengatakan, NMH punya kemampuan IT yang cukup tinggi. Pelaku berupaya menyembunyikan identitas website dari pelacakan aparat dan mampu menghindari serangan hacker dan sangat mudah melakukan migrasi jika website-nya diblokir.

Polisi juga menangkap EDL (29) di Jakarta Pusat dalam kasus ini. Peran EDL adalah mengunggah dan menyebarkan cerita dewasa, gambar, dan video berkonten porno di situs www.l****r.org. Selain itu, EDL juga berperan sebagai mucikari.

(Baca juga: Raup Untung Ratusan Juta, Pembuat Situs Porno Kawakan Diringkus Polisi)

Di salah satu forum di situs tersebut, EDL memasang iklan berisi penawaran penggunaan jasa pekerja seks komersial. "EDL yang merekrut dan memperdagangkan perempuan dan anak di bawah umur untuk dieksploitasi secara seksual," katanya. Ia mengatakan EDL merekrut para perempuan di bawah umur untuk dijadikan pekerja seks dengan imbalan Rp800 ribu-Rp1 juta.

Ilustrasi.

Dari hasil penyidikan sementara diketahui bahwa total keuntungan yang didapat para pelaku sejak Maret-Mei 2018 sebesar Rp116,8 juta.

"Ada 146 tamu atau pengguna jasa korban dalam rentang waktu Maret hingga Mei," katanya.

Polisi pun mengamankan empat orang korban berinisial WKA, AR, EA, dan AN yang rata-rata masih berumur 18 tahun. Para perempuan asal Bandung, Jawa Barat ini dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus ini.

Sejumlah barang bukti yang disita polisi dalam kasus ini di antaranya adalah uang, laptop, ponsel, baju seragam SMA, dan sejumlah memori penyimpanan harddisk.

Atas perbuatannya, tersangka NMH akan dijerat dengan Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 serta Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan/atau Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 30 juncto Pasal 4 ayat (2) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar.

Sementara tersangka EDL dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 30 juncto Pasal 4 ayat (2) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp6 miliar. (qlh)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini