nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PDIP: Peringati Hari Pancasila, Harus Disertai Narasi Cinta Tanah Air

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 01 Juni 2018 19:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 01 337 1905505 pdip-peringati-hari-pancasila-harus-disertai-narasi-cinta-tanah-air-r7ztoXLph2.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Momentum Hari Pancasila pada 1 Juni merupakan gambaran satu tekad, satu semangat, dan satu dasar tentang Indonesia Raya. Yakni, Indonesia Raya yang berdiri kokoh di atas Sila Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan Indonesia, Musyawarah, dan Keadilan Sosial. Kesemuanya diperas menjadi satu, yakni Gotong Royong.

“Peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini semakin memperkuat kesadaran berbangsa, bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar dan tujuan berbangsa dan bernegara, namun Pancasila harus menjadi the way of life dalam seluruh kehidupan kita bersama," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jumat (1/6/2018).

Presiden Jokowi peringati Hari Pancasila

(Foto: Presiden Jokowi bersama sejumlah pejabat peringati Hari Pancasila)

Menurutnya, memperingati hari lahirnya Pancasila harus disertai narasi rasa cinta kepada Tanah Air, dengan bangga dengan jati diri bangsa sendiri, bukan bangsa lain.

“PDI Perjuangan terus mendorong semangat patriotisme ini. Tidak ada bangsa besar, tanpa api perjuangan yang menyala-nyala untuk bangsa dan negaranya sendiri. Kuncinya kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi; kembangkan riset dan terus berjuang menjadi bangsa berdikari dengan topangan kebudayaan kita sendiri. Semangat berdikari hanya bisa terjadi apabila kita mencintai tanah air dengan sepenuh hati,” tuturnya.

PDIP, sambungnya, berharap agar seluruh komponen bangsa dapat membumikan Pancasila sebagai jati diri bangsa dan perekat keberagaman bangsa Indonesia yang begitu majemuk.

“Jadilah Pancasilais sejati yang menjunjung tinggi jati diri bangsa, bukannya menjunjung tinggi jati diri bangsa lain,” katanya.

Selamat hari lahir Pancasila. Mari pahami seluruh jiwa dan semangatnya dengan memelajari Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945.

Pancasila

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini