Fredrich Yunadi Ngarep Dituntut Bebas

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 31 Mei 2018 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 31 337 1905051 fredrich-yunadi-ngarep-dituntut-bebas-TieEgpPIeI.jpg Fredrich Yunadi. (Foto: Antara)

JAKARTA - Terdakwa kasus merintangi proses penyidikan e-KTP, Fredrich Yunadi akan menghadapi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan pengacara Setya Novanto (Setnov) itu berharap dituntut bebas.

"Kalau kami sih mengharapkan dituntut bebas," kata Fredrich sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).

Seorang pengacara, lanjut dia, tak dapat dijerat pidana seperti yang disangkakan JPU. Fredrich berkilah, ada lembaga tersendiri yang memang berhak melakukan pengawasan terhadap pengacara yakni Peradi.

Tawa Lepas Fredrich Yunadi pada Sidang Lanjutan Merintangi Penyidikan Kasus e-KTP

"Kalau memang kami bersalah, ada Peradi. Sama seperti Polri atau militer, ada peradilan sendiri untuk mereka," kata dia.

(Baca juga: Fredrich Yunadi Hadapi Tuntutan Jaksa KPK Terkait Kasus E-KTP Hari Ini)

Apabila JPU tetap ngotot menuntut dirinya dengan hukuman berat, maka itu dianggapnya mencoreng lembaga hukum di Indonesia. Bahkan, ia menyebut hal tersebut seperti memperkosa undang-undang yang berlaku.

"Kalau tidak (dituntut bebas) nanti profesi advokat akan hancur. Kami ini kan advokat organisasi, bukan pribadi, jadi ini pertaruhan antara profesi advokat sama undang-undang, mau diperkosa atau ditegakkan?," tanyanya.

Tawa Lepas Fredrich Yunadi pada Sidang Lanjutan Merintangi Penyidikan Kasus e-KTP

Sementara itu, jaksa KPK M Takdir Suhan menyatakan, pihaknya siap menyampaikan tuntutan untuk Fredrich. Jaksa Takdir menegaskan tuntutan terhadap Fredrich sesuai dengan keinginan masyarakat.

"Clue-nya (tuntutan Fredrich) sesuai dengan keinginan masyarakat," kata Jaksa Takdir.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini