nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Terima Keluarga Korban Pelanggaran HAM 'Aksi Kamisan' di Istana Hari Ini

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 31 Mei 2018 06:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 31 337 1904745 jokowi-terima-keluarga-korban-pelanggaran-ham-aksi-kamisan-di-istana-hari-ini-XnLPPl8Yb0.jpg Presiden Jokowi di Istana (Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menerima para perwakilan massa atau keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dari Aksi Kamisan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Kepastian pertemuan untuk pertama kalinya tersebut diketahui setelah Direktur Amnesty International Usman Hamid bertemu Presiden Jokowi di Istana.

"(Tadi) langsung Presiden menyampaikan, kalau begitu besok bagaimana? Besok kebetulan Kamisan. Ya sudah kalau gitu besok kita jadwalkan, saya akan komunikasi dengan keluarga korban," kata Usman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Usman menerangkan, pertemuannya dengan Kepala Negara juga membahas kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu seperti tragedi Trisakti Semanggi, Tanjung Priok, Talangsari, penculikan aktivis, pelanggaran HAM di Aceh, dan Papua.

 

Aksi Kamisan (Okezone)

"Jadi dalam pertemuan tadi dibahas bahwa kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu belum ada kemajuan sama sekali. Pak Jaksa Agung ada disitu, Pak Prasetyo dan Menko Polhukam, Menkumham, dan dibahas juga tidak adanya pelanggaran HAM baru yang diajukan ke pengadilan," lanjutnya.

"Misalnya tragedi Wamena Washior di Papua. Bahkan kunjungan PBB baru baru ini ke Jakarta melihat persoalan di Papua bukan hanya merosot dalam hal politik tapi juga ekonomi sosial dan budaya. Misalnya hak atas pangan dan hak atas kesehatan," tambah Usman.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa betapa rumitnya penuntasan kasus pelanggaran HAM masa lalu tersebut. Menurut Usman, kasus pelanggaran HAM di Papua akan kembali dibahas bersama Jaksa Agung HM. Prasetyo dalam waktu dekat.

 

(foto Antara)

"Saya juga minta dukungan untuk menyampaikan kabar ini agar teman-teman yang ada di Aksi Kamisan yang sudah lama sekali berharap bisa bertemu Presiden bisa terealisasi," imbuhnya.

Menurut Usman, selama ini Kepala Negara telah berupaya untuk menemui para korban dan demonstran yang menuntut negara menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM di Indonesia lewat Aksi Kamisan tersebut.

"Tapi keluarga korban, menurut Presiden tidak pernah mau datang. Saya katakan, kalau benar Presiden mau bertemu dan serius mau bertemu dengan korban Aksi Kamisan, kita agendakan saja," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini