nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Golkar Yakin Ngabalin Bisa Eratkan Hubungan Jokowi dengan Umat Islam

Bayu Septianto, Jurnalis · Rabu 23 Mei 2018 17:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 23 337 1901823 golkar-yakin-ngabalin-bisa-eratkan-hubungan-jokowi-dengan-umat-islam-hsADEAtDd1.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin diangkat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi pada Kantor Staf Kepresidenan. Partai Golkar menilai Ali Ngabalin bisa menjalankan amanah yang diberikan ini dengan semaksimalkan mungkin.

"Partai Golkar percaya bahwa Pak Ali Mochtar Ngabalin dapat mengemban tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya untuk membantu Pemerintahan Jokowi," jelas Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi Okezone, Rabu (23/5/2018).

Keyakinan Partai Golkar, lanjut Ace lantaran latar belakang Ngabalin yang merupakan politikus ulung, yang sangat matang dalam melakukan komunikasi-komunikasi politik.

 Ali Ngabaliin

Selain itu, Ngabalin yang juga seorang pemuka agama Islam itu diharapkan bisa memperkuat hubungan Presiden Joko Widodo dengan kalangan umat Islam yang ada di seluruh Indonesia, khususnya yang akhir-akhir ini kerap mengkritik kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi.

"Apalagi beliau memiliki latar belakang, selain sebagai kader Partai Golkar, juga sebagai pemuka agama Islam dan juga mubaligh, dapat memperkuat hubungan Pemerintahan Jokowi dengan kalangan Muslim," papar Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII itu menambahkan, diangkatnya Ngabalin merupakan bentuk kepercayaan pemerintahan Jokowi bagi Partai Golkar dalam memperkuat kerja tim kepresidenan.

"Salah satu bentuk kepercayaan kepadanya untuk memperkuat Tim Kepresidenan dalam bekerja secara maksimal untuk kesuksesan Pemerintahan Jokowi," tegasnya.

 Ali Ngabaliin

Sebelumnya, Kantor Staf Presiden telah menunjuk politikus Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, untuk menempati posisi sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi untuk memperkuat peran lembaga yang didirikan dalam mengawal jalannya program Nawa Cita dari pemerintah.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan, pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin guna membantu Kantor Staf Presiden melakukan fungsi komunikasi politik kepada publik. Menurut dia, bekas Tim Sukses (Timses) Prabowo Subianto di Pilpres 2014 itu merupakan politikus senior dan memiliki banyak pengalaman dan jaringan.

"Tugasnya adalah sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden. Bukan sebagai Juru Bicara Presiden atau Staf Khusus Presiden. Dia akan membantu mengomunikasikan apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah. Sudah begitu banyak program dan kebijakan yang dibuat pemerintah dan memerlukan komunikasi kepada publik yang lebih luas,” kata Moeldoko, Rabu (23/5/2018).

Mantan Panglima TNI itu tidak mempersoalkan sikap politik Ngabalin di masa lalu yang lebih banyak berseberangan dengan pemerintah. Sebab, tak ada kawan dan lawan yang abadi dalam politik.

"Bagi pemerintah, tidak ada yang namanya lawan politik. Semua adalah partner demokrasi," pungkas Moeldoko.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini