nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ali Mochtar Ngabalin, Eks Timses Prabowo Kini Jadi Jubir Pemerintah Jokowi

Khalis Surry, Jurnalis · Rabu 23 Mei 2018 15:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 23 337 1901725 ali-mochtar-ngabalin-eks-timses-prabowo-kini-jadi-jubir-pemerintah-jokowi-XNd47ROJWZ.jpg Ali Mochtar Ngabalin (Okezone)

JAKARTA – Politikus Golkar Ali Mochtar Ngabalin dipercaya jadi staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bersama lima staf lainnya, Ali Mochtar sudah menghadap sekaligus meminta arahan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Penunjukan Ali Mochtar jadi staf khusus sekaligus juru bicara pemerintahan Jokowi menarik perhatian publik, karena rekam jejak mantan anggota DPR RI itu pernah berseberangan politik dengan Jokowi.

Pada Pilpres 2014, Ali Mochtar merupakan tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melawan Jokowi-Jusuf Kalla. Karena berlatar belakangan mubalig, Ali Mochtar dipercaya jadi juru debat nasional Prabowo. Dia vokal menyerang Jokowi dan beberapa kali mengeluarkan pernyataan kontroversi saat membela Prabowo.

Ali Mochtar pernah jadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) dan menjadi anggota DPR periode 2004-2009 dari parpol besutan Yusril Ihza Mahendra itu. Ali keluar dari PBB setelah beda sikap politik di Pilpres 2009 karena dirinya mendukung Jusuf Kalla-Wiranto, sedangkan partainya mendukung Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Ali Mochtar lalu berlabuh ke Golkar, partai yang dulu mengusung Prabowo-Hatta bersama Koalisi Merah Putih dan kini balik mendukung Jokowi.

Ali Mochtar Ngabalin (Okezone)

Bahkan saat gonjang-ganjing pergantian ketum Golkar pasca Setya Novanto jadi tersangka korupsi e-KTP, Ali Mochtar termasuk salah satu paling berhasrat merebut posisi itu. “Sebut nama ku jadi ketum (Golkar), di mana kekuranganku? Saya calon ketum,” katanya saat itu.

Sebagai mubaliq, Ali Mochtar dikenal memiliki hubungan baik dengan tokoh-tokoh Islam dan penceramah termasuk Habib Rizieq. Bahkan saat aksi bela Islam 212, 411 yang fenomenal di Jakarta pada 2016 atau jelang Pilkada DKI 2017, Ali Mochtar turut serta di dalamnya bersama lautan massa, menuntut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipenjara.

Dikutip dari Wikipedia, Mochtar kelahiran Fakfak, Papua Barat 25 Desember 1968 meraih gelar doctoral dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Selain mubalig dan pimpinan pesantren, Ali Mochtar juga pernah jadi dosen pascasaraja IAIN Al Aqidah. Pernah jadi Kedua DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia dan Ketua DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia.

“Saya siap pertaruhkan semua potensi untuk kepentingan umat, bangsa dan negara,” kata Ali Mochtar saat dikonfirmasi soal ditunjukkannya sebagai staf khusus Presiden Jokowi. Dia mengaku siap ditugaskan sebagai juru bicara pemerintah Jokowi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini