nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei Indo Barometer: Indonesia Jauh Lebih Baik Dibanding Sebelum Reformasi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 20 Mei 2018 18:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 20 337 1900503 survei-indo-barometer-indonesia-jauh-lebih-baik-dibanding-sebelum-reformasi-49VVjoRqOL.jpg Monumen 12 Mei Reformasi. Foto: Antara/Galih Pradipta

JAKARTA - ‎Lembaga Indo Barometer merilis hasil survei evaluasi 20 tahun reformasi. Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan publik terhadap jalannya sistem demokrasi pasca 20 tahun reformasi mencapai angka 69,9 persen. Sedangkan, yang tidak puas terhadap sistem demokrasi saat ini berada di angka 19,5 persen.

"Mayoritas publik 69,9 persen menyatakan cukup puas atau sangat puas terhadap jalannya demokrasi di Indonesia saat ini. Sedangkan, yang menyatakan kurang puas atau tidak puas sebanyak 19,5 persen,"‎ kata ‎Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari di Hotel Harris Suites Fx Sudirman, Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Pameran Fotografi 20 Tahun Reformasi

Tingkat kepuasan publik terhadap sistem demokrasi saat ini karena masyarakat menilai, Indonesia melahirkan para pemimpin yang berkualitas, serta bebasnya berpendapat dan memilih pemimpin, pasca dilaksanakanya sistem orde baru.

Sementara itu, sebanyak 29,0 persen publik ‎yang tidak puas terhadap reformasi karena saat ini Indonesia kebablasan berpendapat. Kemudian, isu SARA, korupsi, fanatisme agama dalam politik, serta konflik di masyarakat masih sering terjadi setelah 20 tahun reformasi.

"‎Alasan utama (publik) menyatakan puas adalah melahirkan pemimpin yang berkualitas, kebebasan berpendapat, serta demokrasi berjalan baik. Sedangkan alasan utama menyatakan tidak puas adalah kebablasan berpendapat, semakin banyak isu SARA, dan banyak korupsi," terang Qodari.

Pameran Fotografi 20 Tahun Reformasi

Qodari merincikan hasil analisa Indo Barometer terkait perbandingan kondisi Indonesia saat ini dibanding 20 tahun lalu aau tepatnya sebelum reformasi. Berdasarkan survey, Indonesia saat ini jauh lebih baik dibanding Indonesia‎ pada orde baru dibawah pimpinan Soeharto.

"Sebanya 52,7 persen publik menilai kondisi Indonesia saat ini lebih baik atau jauh lebih baik dibanding 20 tahun lalu. Sedangkan yang menilai sama saja atau tidak ada perubahan sebanyak 25,9 persen," katanya.

"Dan yang menilai jauh lebih buruk sebanyak 12,7 persen, ‎dan jawab tida tahu serta tidak jawab 8,8 persen," imbuh Qodari.

Survey Indo Barometer sendiri dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 1200 responden dan margin of error seira 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden survei merupakan warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random dengan waktu pengumpulan data sejak 15 sampai 22 April 2018. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini