nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harkitnas, Tahun Politik dan Peningkatan Kualitas Demokrasi

Bayu Septianto, Jurnalis · Minggu 20 Mei 2018 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 20 337 1900396 harkitnas-tahun-politik-dan-peningkatan-kualitas-demokrasi-NMVjpnqoc4.jpg Bendera Indonesia.

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengajak masyarakat memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2018 untuk selalu mengisi kemerdekaan Indonesia dengan hal-hal yang positif, bukan dengan semangat berkonflik untuk memecah belah bangsa.

Terlebih, Indonesia sebentar lagi memasuki tahun politik, yakni terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pemilu 2019 yang rawan dengan konflik karena adanya perbedaan-perbedaan pilihan di masyarakat.

"Kita akan bertemu tahun politik, dulu para founding fathers di situ kan bangkit untuk mengusir penjajah dan sudah berhasil. Nah sekarang Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai bukan semangat untuk konflik, perang, tapi semangatnya adalah mengisi kemerdekaan Indonesia, bagaimana caranya mengisi kemerdekaan ini," jelas Hidayat saat berbincang dengan Okezone, Minggu (20/5/2018).

(Baca juga: Momentum Harkitnas di Masa Revolusi)

Hidayat mengatakan, kebangkitan nasional di tahun politik ini harus bisa menghadirkan semangat mempersatukan bangsa dan terus memperbaiki kualitas demokrasi yang ada di Indonesia. "Jangan kemudian sudah berhasil merdeka malah kita sendiri yang hancurkan Indonesia. Ini enggak sesuai dengan misi kebangkitan nasional, yang ada malah merusak," tutur Hidayat.

Ilustrasi Harkitnas.

Semangat hari kebangkitan nasional, lanjut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sebaiknya direalisasikan dengan menghadirkan proses demokrasi yang lebih baik sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik pula. Hasil baik itu yakni menghadirkan pemimpin daerah, anggota legislatif serta pemimpin bangsa yang berkualitas yang bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Oleh karenanya kebangkitan nasional di tahun politik itu dimaknai bagaimana kita dengan tahun politik ini berlomba untuk hadirkan demokrasi yang lebih baik, tujuan reformasi bisa terlaksana," tukasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini