nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ombudsman Temui Biro Hukum KPK Bahas Kasus Novel Baswedan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 11:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 15 337 1898460 ombudsman-temui-biro-hukum-kpk-bahas-kasus-novel-baswedan-pUr92lo7Xg.jpg Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala saat berada di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018). (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Komisioner Ombudsman Republik Indonesia ‎(ORI), Adrianus Meliala menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pagi hari ini. Ia datang untuk membahas kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"(Kedatangan Adrianus) ada meeting ‎dengan biro hukum KPK. Iya (untuk bahas kasus Novel Baswedan)," kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (15/5/2018).

Namun, Yeye—sapaan Yuyuk Andriati—belum menjelaskan secara rinci poin-poin yang akan dibahas antara Ombudsman dengan tim biro hukum KPK terkait kasus teror Novel Baswedan.

Sementara itu, Adrianus yang datang sekira pada pukul 10.20 WIB dengan sejumlah pegawai Ombudsman juga enggan membeberkan poin pertemuan dengan tim biro hukum KPK. Adrianus baru akan menjelaskan secara rinci setelah rampung bertemu tim biro hukum KPK.

"Nanti aja saja ya, nanti," singkat Adrianus seraya masuk ke dalam ruang sterilisasi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Ombudsman pernah menyampaikan bahwa ‎Novel Baswedan tidak kooperatif saat akan diperiksa oleh penyidik Kepolisian. Ombudsman berencana memanggil KPK dan Novel Baswedan terkait lambannya penanganan kasus teror penyiraman air keras ini oleh pihak kepolisian.

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan sendiri mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

(Baca Juga: Refleksi 20 Tahun Reformasi, Pemerintah Diminta Tuntaskan Kasus Novel Baswedan)

Novel sudah menjalani operasi besar sebanyak dua kali. Pada operasi pertama, mata kanan Novel Baswedan mulai bisa melihat dan mengalami perbaikan yang signifikan.

(Baca Juga: Usai Operasi Tahap II, Mata Kanan Novel Baswedan Belum Pulih)

Meskipun sudah mengalami perkembangan yang signifikan terhadap mata Novel, sayangnya jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini