nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Ungkap Motif Teror Bom di Jatim, Ternyata Ada Unsur Balas Dendam

Nurul Arifin, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 12:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 337 1898016 kapolri-ungkap-motif-teror-bom-di-jatim-ternyata-ada-unsur-balas-dendam-8iNUmbRa0M.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan bahwa rentetan serangan di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) adalah pembalasan dendam atas belum juga dibebaskannya dua orang Pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yakni Aman Abdurrahman dan Zainal Anshori.

Aman Abdurrahman terlibat kasus perencanaan pendanaan kasus Bom Thamrin pada 2016 setelah sebelumnya juga terkena kasus pendanaan bagi militer bersenjata di Aceh. Sedangkan Zainah Anshori divonis bersalah terkait pendanaan dan memasukkan senjata api dari Filipina ke Indonesia.

Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo 3 Orang Tewas

"Proses hukum yang bersangkutan (Aman dan Zainal) membuat kelompok jaringan JAD Jatim, termasuk Surabaya ini mereka memanas dan ingin melakukan pembalasan," kata Kapolri di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (14/5/2018).

(Baca juga: Kapolri Sebut Teror di Indonesia Perintah dari ISIS)

Bahkan menurut Kapolri, serangan para napi teroris di Mako Brimob, Depok beberapa waktu lalu bukan sekadar dipicu karena salah paham, tapi ada kaitannya dengan proses hukum para pimpinan JAD itu.

Jika ditarik ke yang lebih luas, kata Kapolri, serangkaian serangan juga ada kaitannya dengan posisi ISIS yang terdesak dan memerintahkan agar sel-sel teroris di seluruh dunia untuk bergerak. "Selain serangan kemmarin di Surabaya juga ada serangan di Paris, hari Minggu kemarin, satu pelaku pakai pisau, satu tewas empat luka, pelaku tembak mati polisi di Paris," kata dia.

Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo 3 Orang Tewas

Serangkaian aksi teroris terjadi di Jawa Timur. Serangan berawal dari ledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, selanjutnya di Rusunawa Sidoarjo, terbaru adalah ledakan di Mapolrestabes Surabaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini