nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Insiden yang Menimpa Anak, Nomor 3 Bikin Miris

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 07:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 02 337 1893436 4-insiden-yang-menimpa-anak-nomor-3-bikin-miris-wro6BpYvJJ.jpg ilustrasi.

JAKARTA – Dalam satu pekan terakhir ini ada beberapa insiden yang menyasar anak-anak menjadi korbannya. Bahkan, perilaku yang tak wajar kepada anak itu menjadi viral di media sosial (medsos).

Beberapa kejadian ini pun tak hanya mengakibatkan anak mengalami luka fisik atau psikis. Bahkan, ada juga korbannya yang meninggal dunia.

Okezone merangkum beberapa kejadian yang menyebabkan anak menjadi korbannya, Rabu (2/5/2018), seperti berikut ini:

Ayah Tendang Anak di Kelapa Gading

Seorang ayah menendang anak-anak di tempat bermain anak atau playground Mall Kelapa Gading Jakarta Utara. Belakangan lelaki yang menendang punggung anak diketahui bernama Jonathan Dunan.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video hingga viral di media sosial. Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, Jonathan tampak menendang seorang anak laki-laki lantaran anak perempuannya tidak sengaja tertabrak ayunan oleh bocah pria tersebut.

Anak perempuannya pun langsung jatuh tersungkur. Melihat hal itu, secara spontan Jonathan menendang anak pria yang ada di ayunan dari belakang. Masih dalam video itu, anak laki-laki itu pun juga menangis karena kesakitan ditendang Jonathan.

(Baca Juga: Video Ayah Tendang Anak, KPAI: Itu Perilaku di Luar Kontrol)

Kini kasus itu sudah memasuki babak baru. Pasalnya, Jonathan dan orangtua yang anaknya ditendang itu sudah memutuskan untuk menempuh jalur damai.

Namun, laporan polisi yang terlanjur dibikin oleh ibu dari anak pria yang ditendang Jonathan masih diproses oleh pihak berwajib.

Anak dan Ibunya Diduga Dipersekusi di CFD

Susi Ferawati dan anaknya mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan oleh massa yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden. Peristiwa intimidasi tersebut terjadi saat berlangsungnya Car Free Day (CFD) tepatnya di Bundaraan HI, Jakarta Pusat, Minggu, 29 April 2018.

(Ibu Rumah Tangga korban intimidasi. Foto: Badriyanto/Okezone)

Ketika peristiwa terjadi, Susi tengah bersama anaknya. Anaknya pun menangis ketakutan lantaran ikut terpapar tindakan tidak menyenangkan tersebut. Sekelompok orang diduga telah melakukan persekusi kepada Susi dan anaknya.

(Baca Juga: Pelaku Intimidasi Ibu dan Anak di CFD Harus Diproses Hukum)

Tak terima dengan persekusi yang dilakukan sekelompok orang berkaus #2019GantiPresiden itu, Susi pun melapor ke Polda Metro Jaya. Insiden persekusi yang menimpa Susi itu sempat terekam kamera dan videonya viral di medsos.

Dua Anak Tewas dalam Pembagian Sembako di Monas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menyebut ada dua bocah yang meninggal dunia ketika menghadiri kegiatan "Untukmu Indonesia" di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu, 28 April 2018. Kedua bocah itu berinisial R (10) dan M (11). Mereka merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.

(Baca Juga: Ibunda Rizky Bocah Tewas di Pembagian Sembako Monas Trauma Berat)

"Harus kehilangan nyawa karena berdesak-desakan dan ada investigasi lanjutan berkaitan dengan penyebab dari kematian kedua korban," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta.

(Pembagian sembako di Monas)

Banyak pihak menyayangkan hal ini. Kini panitia penyelenggara kegiatan bagi-bagi sembako itu masih diminta pertanggungjawabannya oleh pihak terkait. Pasalnya, dalam kegiatan itu, awalnya tak ada acara bagi-bagi sembako.

Video Anak Dihukum Guyuran Oli

Warganet dihebohkan dengan kemunculan video yang menayangkan seorang anak kecil disiram oleh oli bekas di sekujur tubuhnya. Diketahui, peristiwa itu terjadi di daerah Sleman, Jawa Tengah.

Telisik punya telisik, ternyata anak itu disiram oli lantaran dituduh mencuri onderdil bengkel milik dari Arif Alfian. Sebab itu, Arif menghukum bocah tersebut dengan menyiram oli bekas yang cukup banyak dari kepala hingga ujung kakinya. Alhasil, anak itu mandi oli.

Lembaga Perlindungan Anak pun mengecam aksi hukuman yang tak pantas ini. Karenanya kini, pemilik bengkel tersebut juga telah meminta maaf atas hukuman semena-mena yang diberikannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini