Wacana Rumah Anggota DPR Diganti Uang Ditentang Banyak Pihak

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 26 April 2018 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 26 337 1891612 wacana-rumah-anggota-dpr-diganti-uang-ditentang-banyak-pihak-MTRSS7PDDY.jpg Roy Suryo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI mengaku tidak setuju dengan adanya wacana dari para pimpinan fraksi maupun komisi untuk mengganti rumah dinas dengan uang tunjangan bagi anggota DPR.  

“Kalau saya termasuk anggota DPR yang tidak setuju jika pemerintah mengganti rumah Dinas anggota DPR rumah dinas anggota DPR dengan uang (sewa) kembali,” kata Roy kepada wartawan, Kamis (26/4/2018).

Roy menjelaskan, alasan menolak adanya wacana itu dikarenakan ia melihat pemerintah sudah memberikan fasilitas yang baik dan bahkan sudah melakukan renovasi terhadap rumah dinas itu.

“Karena bagaimanapun juga pemerintah sudah secara baik merenovasi kompleks rumah dinas tersebut (tahun 2009),” tutur Roy.

Bahkan, Roy juga meminta Sekretariat Jenderal DPR RI untuk menertibkan penggunaan rumah anggota DPR yang tidak sesuai fungsinya.

“Justru seharusnya SetJen DPR menertibkan penggunaan rumah Dinas tersebut yang tidak sesuai Fungsinya, misalnya justru ditempati oleh pihak-pihak yang tidak berhak,” jelas Roy.

 

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengakui ada wacana dari para pimpinan fraksi maupun komisi untuk mengganti rumah dinas dengan uang tunjangan bagi anggota DPR.

"Iya ini (ganti rumah dinas) wacana di pimpinan dan beberapa pertemuan informal dengan para pimpinan fraksi maupun pimpinan komisi yang biasa kita lakukan setiap Selasa siang di ruangan saya itu wacana yang berkembang," kata Bamsoet –sapaan akrabnya– di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Rabu 25 April 2018.

Bahkan, Menteri Dalam Negeri Tiahjo Kumolo juga ikut berkomentar mengenai adanya wacana ini. Dimana ia merasa heran dengan sikap DPR yang ingin pemerintah tidak usah menyediakan rumah dinas lagi dan menilai lebih baik anggota DPR diberi uang ketimbang diberi fasilitas rumah dinas.

"Kalau dalam proses sekarang DPR, mayoritas tidak menggunakan rumah ya jangan salahkan pemerintah, terus minta lagi dibuatkan apartemen yang lebih, rumah sudah ada kok, tolong dimanfaatkan," ujar Tjahjo kepada wartawan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini