Wakapolri Rapat Pengamanan May Day dan Idul Fitri Bersama Menko Polhukam

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 23 April 2018 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 23 337 1890302 wakapolri-rapat-pengamanan-may-day-dan-idul-fitri-bersama-menko-polhukam-1LpjDn9iPM.jpg Wakapolri di kantor Menkopolhukam (foto: Reza/Okezone)

JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Syafruddin melakukan rapat tertutup dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membahas persiapan pengamanan untuk dua momentum penting, di antaranya peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2018 dan pengamanan jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriyah.

"Hanya dua poin yang diarahkan Pak Menko. Pertama, persiapan menghadapi bulan puasa dan lebaran, pengamanan arus dan sebagainya. Kemudian pengamanan May Day. Hanya dua topik (yang dibicarakan)," ujarnya, Senin (23/4/2018).

Untuk pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri, Polri telah menyiapkan segala sesuatunya sejak awal. Seperti pemberantasan minuman beralkohol oplosan, arus lalu lintas yang akan digunakan pemudik, beserta hal lainnya.

"Kita harus siapkan dari sekarang karena bulan puasa tinggal tiga minggu lagi," jelas jenderal bintang tiga itu.

Syafruddin menuturkan, Polri telah siap untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang jatuh pada 1 Mei 2018. Korps Bhayangkara mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengamankan jalannya perayaan itu.

"Sudah disiapkan, ya rutin saja," ujar dia.

Meski demikian, Polri belum mendapat informasi tentang jumlah massa yang akan mengikuti perayaan May Day 2018. Pasalnya, hingga kini surat pemberitahuan mengenai itu belum masuk ke Polri.

"Belum masuk izinnya, jumlahnya berapa. Tetapi kita sudah siapkan (pengamanan) secara rutin saja. Karena ini celebration, jadi banyak hal, tidak hanya demo, tapi bervariasi," jelas Syafruddin.

Sementara itu, untuk pengamanan arus lalu lintas jelang Idul Fitri, Polri memberi masukkan kepada pemerintah agar tidak terjadi kendala dalam mudik. Karenanya, Polri menyambut positif penambahan cuti bersama 2018 yang telah diteken beberapa waktu lalu oleh pemerintah.

"Polri memberi masukkan supaya di awal arus mudik itu ada sphere waktu supaya tidak terjadi stuck. Kalau penambahan di depan itu positif supaya arus mudik nggak numpuk," pungkas Syafruddin.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini