Fredrich Bilang ke Bimanesh: Status Hukum Setnov Bebas

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 19 April 2018 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 19 337 1888730 fredrich-bilang-ke-bimanesh-status-hukum-setnov-bebas-X5OhWk33J3.jpg Dokter Bimanesh (dok. Antara)

JAKARTA - Pengacara Setya Novanto‎, Fredrich Yunadi sempat mengatakan bahwa kliennya bebas dari masalah hukum saat akan dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta. Hal itu diungkapkan Fredrich saat meminta bantuan perawatan kepada Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo.

Padahal, saat itu Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov) sedang diburu oleh Komisi Pemberantasan ‎Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. KPK sendiri telah menyematkan status tersangka terhadap Setnov.

"Saya tanyakan bagaimana status hukumnya (Setnov), karena setahu saya pasien kena masalah hukum, dia (Fredrich) bilang statusnya sudah bebas karena sudah menang praperadilan," kata Bimanesh saat bersaksi untuk terdakwa Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Bimanesh mengaku sempat mengetahui bahwa Setya Novanto sedang tersandung masalah hukum di KPK. Namun, setelah mendengar penjelasan dari Fredrich, Bimanesh mempersilahkan Setnov dirawat di RS Medika Permata Hijau Jakarta.

Fredrich Yunadi

(Baca Juga: Perawatan Setnov Bikin "Takut" Para Petinggi RS Medika Permata Hijau)

Selain itu, ‎Bimanesh juga sempat mempertanyakan alasan Fredrich membawa Setnov ke RS Medika Permata Hijau Jakarta. Berdasarkan penjelasan Fredrich, kata Bimanesh, Setnov sempat mengalami pusing setelah dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara.

"Lantas, saya tanya dulu, apakah di rumah sakit terdahulu ada catatan laporan mediknya. Seandainya ada, kalau jadi berobat silakan bawa saja, jadi kita dapat informasi apa saja obatnya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Fredrich didakwa oleh Jaksa KPK menghalangi atau merintangi proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, yang menyeret Setya Novanto (Setnov).

Kondisi Setnov saat mendapat perawatan di RS Medika Permata Hijau

Fredrich disebut bekerjasama dengan Dokter Rumah Sakit‎ Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya diduga melakukan kesepakatan jahat untuk memanipulasi hasil rekam medis Setnov yang saat itu sedang diburu oleh KPK dan Polri.

Atas perbuatannya, Fredrich didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini