nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wakapolri: Kasus Teror ke Novel Baswedan Langkahnya Semakin Progresif

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 17:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 15 337 1886916 wakapolri-kasus-teror-ke-novel-baswedan-langkahnya-semakin-progresif-43sqd5pIqd.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komisaris Jenderal Syafruddin mengklaim penanganan kasus teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan semakin progresif. Padahal, sudah satu tahun berlalu, pelaku penyiraman air keras terhadap Novel belum ditemukan.

"Langkahnya semakin progresif," kata Syafruddin di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Jenderal bintang tiga itu mengklaim penanganan kasus Novel semakin progresif lantaran tidak hanya Polri yang terlibat, melainkan juga institusi lainnya, seperti Ombudsman, KPK, dan Komnas HAM.

"Karena yang menangani bukan hanya Polri," jelas Syafruddin.

Lebih lanjut, Syafruddin mengatakan Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan KPK untuk menuntaskan kasus ini. Sementara soal rencana pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel, dia enggan berkomentar banyak.

"Itu bukan domain Polri," pungkasnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sendiri sudah menginjak satu tahun. Selama itu pula, polisi belum mampu mengungkap pelaku, motif ataupun aktor intelektual dibalik aksi yang disebut sebagai teror kepada lembaga penegak hukum itu.

Novel sendiri disiram air keras di wajahnya usai menjalani Salat Subuh di rumahnya pada 11 April 2017 silam. Dia mengalami luka serius pada matanya. Bahkan, kini dia harus bolak-balik Jakarta-Singapura untuk menjalani pemeriksaan terhadap indera penglihatannya itu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini