nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minim Barang Bukti Sulitkan Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Novel

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 14 April 2018 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 14 337 1886651 minim-barang-bukti-sulitkan-polisi-tangkap-pelaku-penyiraman-novel-kJAF6udiV6.JPG Novel Baswedan saat di KPK (foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai, minimnya barang bukti menyulitkan penyidik Polri untuk menangkap para pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan.

Menurut dia, bila semakin banyak bukti yang didapat penyidik, maka akan mempermudah Polri untuk mengungkap kasus yang telah berlangsung selama satu tahun itu.

"Perlu dipahami kasus ini bukan perkara gampang, ini saya kira banyak sekali hambatan-hambatan yang dialami oleh polisi, termaksud bagaimana minimnya barang bukti yang ditemukan di lokasi. Karena semakin banyak barang bukti juga semakin membantu dan (pelaku) akan mudah terungkap," kata Edi saat dihubungi Okezone, Minggu (14/4/2018).

 (Baca juga: 1 Tahun Berlalu, Eks Penasihat KPK Desak Pembentukan TGPF Kasus Novel)

Edi mengatakan, Polri harus segera mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut. Selain itu, kata dia, masyarakat juga diimbau untuk memberikan informasi sekecil apapun kepada Polri bila mengetahui tentang kasus yang dialami Novel Baswedan.

"Perlu dukungan semua pihak termaksud masyarakat juga untuk memberikan informasi kepada Polri jika memiliki informasi siapa dibelang penyiram Novel. Kasus ini harus diungkap karena menjadi tugas Polri untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Polri berusaha keras untuk mengungkap kasus ini," tegasnya.