nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amnesty Internasional Minta Indonesia Hapus Hukuman Mati

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 12 April 2018 16:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 12 337 1885804 amnesty-internasional-minta-indonesia-hapus-hukuman-mati-RNPdTDZzY8.jpg foto: Illustrasi eksekusi mati

JAKARTA - Amnesty Internasional mengklaim jika Indonesia memberlakukan moratarium pelaksanaan hukuman mati untuk penghapusan sepenuhnya, dipercaya akan mempermudah upaya diplomasi Internasional.

Direktur Amnesty Internasional, Usman Hamid mengatakan pemberlakuan tersebut akan menjadi keuntungan Indonesia untuk menyelamatkan warganya yang terancam hukuman mati di negara lain.

"Bisa mempermudah upaya diplomasi Internasional Indonesia untuk menyelamatkan 188 warga Indonesia yang saat ini menjadi terpidana mati di luar negeri," katanya kepada wartawan, Kamis (12/4/2018).

Untuk itu, jika Indonesia tidak mengambil kesempatannya ini, Usman mengatakan bagaimana pemerintah Indonesia untuk menyakinkan negara lain untuk mengampuni warganya yang terancam hukuman mati.

"Bagaimana Indonesia bisa menyakinkan, jika masih mempraktekkan hukuman yang tidak manusiawi di dalam negeri sendiri," tuturnya.

 (Baca juga: Amnesty Internasional Sebut Hukuman Mati Tidak Efektif Berantas Narkoba)

Meski sepanjang tahun 2017 Indonesia belum melaksanakan hukuman mati, padahal sudah ada 10 orang yang sudah diputuskan hukuman mati, pemerintah masih menunda-nunda hukuman tersebut, hal itu juga dikuatkan dengan pernyataan dari Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan masih menunggu waktu dalam pelaksanaan eksekusi.

"Setidaknya ada 47 vonis hukuman mati pada tahun 2017, pada tahun 2016 ada 60 kasus. untuk tahun 2017 hukuman mati diterapkan untuk kasus narkoba ada 33 kasus dan 14 kasus pembunuhan yang satu diantaranya adalah warga negara asing, jadi total ada 262 orang yang masih menunggu waktu eksekusi," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini