nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mangkir dari Panggilan Pertama, KPK Kembali Panggil Adiguna Sutowo

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 12:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 11 337 1885061 mangkir-dari-panggilan-pertama-kpk-kembali-panggil-adiguna-sutowo-ZCOu3818iG.jpg Juru bicara KPK Febridiansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memanggil kembali pengusaha Adiguna Sutowo dalam kasus suap pengadaan mesin pesawat Airbus A330-300 PT Garuda Indonesia.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pemanggilan Adiguna Sutowo yang merupakan mertua dari aktris Dian Sastrowardoyo sebagai saksi atas tersangka ESA.

“Sebagai saksi dari tersangka ESA (Emirsyah Satar),” ujar Febri saat dikonfirmasi, Rabu (11/4/2018).

Pemeriksan terhadap Adiguna Sutowo ini merupakan penjadwalan ulang atas panggilan sebelumnya pada Selasa 20 Maret 2018 lalu, dimana ia tidak menghadiri panggilan dari penyidik lembaga antirasuah tersebut.

Selain memanggil Adiguna Sutowo, Penyidik KPK juga memanggil penyidik memanggil Direktur Teknik Citilink M Aruan, President Commisioner PT Samuel Sekuritas Indonesia Suharta Herman Budiman, mantan VP Network PT Garuda Indonesia Risnandi, serta mantan EVP Engineering, Maintenance, and Information System PT Garuda Indonesia Sunarko Kuntjoro.

“Keempatnya juga dipanggil sebagai saksi untuk ESA,” papar Febri.

Diketahui, Emir sendiri diduga menerima sejumlah uang dari Soetikno Soedarjo yang juga diduga sebagai perantara pihak Rolls-Royce di Indonesia.

Suap tersebut diberikan dalam bentuk uang dan barang. Dari pengembangan sementara Emir menerima 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Dan barang yang diterima senilai USD2 juta, yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Atas perbuatannya, Emir disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini