Menkes Sarankan Polemik Dokter Terawan Diselesaikan di Internal

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 05 April 2018 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 05 337 1882478 menkes-sarankan-polemik-dokter-terawan-diselesaikan-di-internal-X5ivasCbQV.jpg Menkes Nila F Moeloek (Foto: M Rizky)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek belum mau mencampuri polemik pemecatan terhadap Kepala RSPAD Gatot Subroto, Mayjen TNI Terawan Agus Putranto atau biasa disebut dokter Terawan.

Namun, ia meminta Majelis Kehormatan Etik Dokter (MKEK), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan profesi kedokteran untuk mencari solusi menyelesaikan masalah tersebut secara internal. 

"Kami menginginkan antara MKEK, IDI, profesi dan Terawan mencoba secara internal untuk dapatkan solusi baik kami Kemenkes ingin secara internal dulu. Biarkan mereka profesi, pemerintah regulasi, yang tahu DSA untuk yang tahu profesi, saya apalagi bukan ahli DSA," kata Nila usai rapat di Komisi IX DPR, Gedung Parlemen Senayan, Kamis, (05/04/2018). 

(Baca Juga: Sebagai Eks Pasien, Mahfud MD: Terapi Cuci Otak Dokter Terawan Bagus)

Nila menambahkan, bila nantinya pertemuan secara internal itu tak membuahkan hasil, pihaknya baru akan turun tangan untuk membantu mediasi.

"Betul setuju saya (memediasi) tetapi kita tentunya lihat dulu dengan mereka tentunya menjalin koordinasi lebih dulu. Jadi, tentu kalau tidak terjadi kita dalam hal ini melakukan komunikasi dengan mereka. Kalau tidak selesai tentu kami panggil, tapi kalau mereka sudah selesai ya kenapa saya harus panggil," terangnya.

Sebelumnya, dokter Terawan diberhentikan IDI karena dianggap melanggar kode etik kedokteran. Pasalnya, kode etik melarang dokter mengiklankan dan memuji diri sendiri.

Dokter Terawan selama ini diketahui sebagai orang yang mengenalkan metode 'cuci otak' untuk mengatasi penyakit stroke. Terapi 'cuci otak' dengan Digital Substracion Angiography (DSA) diklaim mampu menghilangkan penyumbatan di otak. Namun, metode masih menuai pro kontra di kalangan kedokteran.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini