Reaksi Keras Aburizal Bakrie hingga Mahfud MD Atas Pemecatan Dokter Terawan

Annisa Ulva Damayanti, Okezone · Rabu 04 April 2018 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 04 337 1882041 reaksi-keras-aburizal-bakrie-hingga-mahfud-md-atas-pemecatan-dokter-terawan-9yuNIqBNhZ.jpg Dokter Terawan bersama Brigjen Krishna Murti (foto: Instagram)

JAKARTA - Beragam reaksi keras pejabat publik terdengar setelah beredarnya kabar pemecatan sementara Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto SpRad(K). Hal ini diketahui dengan adanya surat pemecatan dan pencabutan izin praktik yang ditandatangani Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) .

Pemecatan sementara yang resmi dimulai 26 Februari 2018 hingga 25 Februari 2019 itu terjadi karena Terawan dianggap melakukan pelanggaran etika kedokteran karena metode “cuci otak” yang dilakukannya.

Kabar itu pun sontak membuat geger publik termasuk para pejabat negara yang pernah ditangani Terawan. Pasalnya Kepala RSPAD tersebut sudah banyak menolong ribuan pasien. Sejumlah tokoh nasional juga pernah ditanganinya seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Try Sutrisno, Hendropriyono, Dahlan Iskan, hingga Yusril Ihza Mahendra.

Melihat hal itu, beberapa tokoh yang pernah mendapatkan penanganannya melakukan pembelaan terhadap keputusan yang diambil oleh IDI. Siapa sajakah mereka? Berikut rinciannya.

1. Aburizal Bakrie

Mantan ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie memberikan reaksi melalui akun media sosialnya. Seperti yang dikutip Koran Sindo dari Akun resmi Instagramnya, politisi yang biasa disebut Ical ini mengungkapkan testimoninya terhadap metode “cuci otak” yang digunakan oleh Terawan. Dia menyebutkan bahwa manfaatnya dapat dirasakan dan telah menolong puluhan ribu orang penderita stroke baik dalam proses pencegahan atau pengobatan. menegah maupun mengobati.

“Inilah mengapa saya perlu ikut membela dia. Orang yang dengki terhadap keberhasilan orang lain, adalah orang yang tak pandai mensyukuri, bahwa Allah telah memberikan kelebihan pada siapa pun yang dikehendakinya,” tulis Aburizal pada Akun Instagram, Selasa 3 April 2018.

Selain itu, Ical juga berharap KASAD sebagai atasan Terawan dapat mengijinkan Kepala RSPAD itu untuk melakukan pembelaan diri. Tak ketinggalan, di setiap akhir cuitannya Ical menyertakan tanda pagar #SaveDokter Terawan.

 

2. Brigjen Khrisna Murti

Selain Aburizal, Brigjen Khrisna Murti juga melakukan pembelaannya. Dilansir dari Koran Sindo, Khrisna mengatakan jika dia tidak paham mengenai metode “cuci otak” yang dilakukan Terawan dari sisi medis. Namun, dia mengungkapkan dapat merasakan kesehatannya yang semakin pulih dan cukup membaik setelah mendapat penanganan dari metode tersebut.

3. Dave Laksono

Dengan adanya kasus pemecatan Terawan, politisi muda Partai Golkar, Dave Laksono juga beraksi dengan menyebut IDI hanya memberi sanksi tanpa solusi. Hal itu dituliskan dalam Akun resmi Twitternya seperti yang dikutip oleh Koran Sindo.

Putra Agung Laksono itu menjelaskan bahwa dokter Terawan telah berhasil menyelamatkan ribuan nyawa termasuk sejumlah keluarganya. Dia mengatakan seharusnya pihak IDI yang melakukan pembenahan diri dalam menyediakan akses kesehatan yang baik untuk masyarakat.

“IDI harusnya ngurusin kenapa orang Indonesia banyak berobat ke luar negeri, Ada dokter yang banyak menyembuhkan pasien seperti dokter Terawan malah di pecat#savedrterawan,” cuitnya

4. Mahfud MD

Ahli Tata Negara Mahfud MD juga memberikan komentar seragam seperti tiga tokoh lainnya. Dia menilai bahwa metode pengobatan dokter Terawan sudah memberi manfaat bagi orang banyak sehingga bisa pulih. Dia berharap kasus itu dapat segera terselesaikan dengan baik dan benar.

“Saya bukan dokter. Mungkin saja pemecatan dokter Terawan oleh IDI benar. Tetapi saya dan istri pernah berobat kepada dr. Terawan dan hasilnya terasa baik. Mudah-mudahan semua berakhir baik,” tulis Mahfud MD dalam Akun resmi Twitternya yang dikutip Koran Sindo.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini