nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puisi Kontroversi Sukmawati, Menag: Lebih Baik Berjiwa Besar Minta Maaf

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 13:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 04 337 1881946 puisi-kontroversi-sukmawati-menag-lebih-baik-berjiwa-besar-minta-maaf-XqXtIer9sg.jpg Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, sebaiknya Sukmawati Soekarnoputri berjiwa besar menyampaikan permohonan maaf atas puisi kontroversi yang dibacakannya.

Menteri Lukman mengaku, mengenal sosok Sukmawati dan meyakini bahwa salah satu putri Soekarno itu tidak bermaksud untuk menyinggung umat Islam. Namun, akan lebih baik jika ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka untuk meredam kontroversi pandangan yang belakangan ini terjadi.

(Baca Juga: Polri Akan Libatkan Ahli Bahasa dalam Penyelidikan Kasus Puisi Sukmawati)

"Bagi saya akan lebih baik jika Ibu Sukmawati dengan jiwa besar bisa menyampaikan permohonan maaf kepada mereka-mereka yang merasa tidak nyaman dengan puisinya. Dengan permohonan maaf yang beliau sampaikan dengan setulusnya dengan seikhlasnya," ujar Lukman di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Menurut Lukman, puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakan oleh Sukmawati merupakan bentuk ekspresi seseorang dalam mengungkapkan apa yang dia rasa dan fikirkan. Persoalan dalam mengungkapkan perasaan dan fikiran tersebut pun bisa berbeda pandangan.

"Silahkan para ahli yang menilai apakah karya atau ekspresi itu bermasalah atau tidak. Menurut hemat saya, pandangan katakanlah cadar, sekarang ini diinternal umat Islam sendiri apakah itu syariah atau tidak. Itu kan juga umat Islam tidak dalam satu pandangan yang utuh," paparnya.

Lukman pun berharap umat Islam atau siapapun yang merasa tersinggung dengan isi dari puisi tersebut dapat memaafkan dan menerima apa yang dilakukan oleh Sukmawati. Tidak semua perbedaan pendapat harus dibawa ke jalur hukum.

"Saya berharap mudah-mudahan kita bisa memaafkan bisa menerima apa yang dilakukan oleh Ibu Sukmawati. Kita ini bangsa yang penuh kekeluargaan, bisa saling menghargai menghormati pandangan yang lain dan bahkan kita bagsa yang bisa memaafkan satu dengan yang lain," tegasnya.

(Baca Juga: Ini Puisi Sukmawati Soekarnoputri yang Menuai Kontroversi)

Sebagaimana diketahui, Sukmawati membacakan puisi berjudul 'Ibu Indonesia’ dalam acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 yang dihelar di Jakarta Convention Center, Senayan beberapa waktu lalu.

Dalam puisi tersebut, Sukmawati menyinggung tentang adanya azan, syariat Islam serta simbol-simbol Islam seperti cadar. Hal ini lah yang dianggap oleh sejumlah kalangan melecehkan umat Islam.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini