nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Kepala Daerah yang Dikenal Tegas, Nomor 4 Pernah Main Film

Annisa Ulva Damayanti, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 18:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 28 337 1879259 5-kepala-daerah-yang-dikenal-tegas-nomor-4-pernah-main-film-fALSLEz9Fv.jpg Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

JAKARTA – Kepala daerah, baik di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, yang dikenal tegas kerap menjadi sorotan lantaran memarahi bawahannya yang dinilai bekerja tidak sesuai dengan aturan.

Salah satu pemimpin daerah yang dikenal galak dengan sering memarahi jajarannya adalah Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang akrab disapa Ahok itu tak sungkan memarahi bawahannya yang tidak bekerja sesuai aturan di depan umum ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Tak hanya Ahok kepala daerah yang dikenal galak terhadap anak buahnya. Berdasarkan penelusuran Okezone, tercatat ada beberapa kepala daerah yang memarahi bawahannya di depan publik. Berikut adalah kepala daerah yang tak segan menyemprot bawahannya, termasuk Ahok:

1. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Ahok dikenal sebagai sosok yang emosional, yang tampak sulit bisa meredam amarahnya. Pasalnya, ia sering terlihat emosi dengan memarahi bawahannya. Salah satunya saat ia meninjau pembangunan Balai Betawi di Perkampungan Betawi, Situ Babakan, Jakarta Selatan, pada 2015.

Ahok marah saat menduga ada mark-up anggaran yang dilakukan kontraktor dalam pembangunan Balai Betawi. Ahok menilai biaya yang digelontorkan Pemprov DKI tidak sebanding dengan kinerjanya. Dia pun langsung memanggil pihak-pihak terkait pembangunan balai di Situ Babakan itu.

(Basuki Tjahaja Purnama/Ahok)

Tak hanya itu, Ahok juga tak segan mencopot bawahannya. Ia pernah mencopot jabatan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi DKI Jakarta, Andi Baso Mappapoleonro. Saat itu Ahok mencopot keduanya karena diduga terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD Perubahan DKI Jakarta di sekolah-sekolah tahun anggaran 2014.

2. Tri Rismaharini

Tri Rismaharini dinilai sebagai wali kota yang memiliki kinerja baik saat memimpin Surabaya. Di balik itu, Tri Rismaharini juga dikenal sebagai sosok yang tegas. Ketegasan yang dia berikan pada anak buahnya membuat publik tercengang.

Contohnya saat Risma melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kecamatan Tandes, pada Maret 2018. Ia memarahi Camat Tandes karena melihat ruangan di kantor kecamatan itu yang tampak kotor dan jorong. Risma langsung bereaksi dengan mengambil kemoceng untuk membersihkan Kantor Kecamatan Tandes tersebut.

3. Bima Arya Sugiarto

Selain Wali Kota Surabaya, Bima Arya Sugiarto pernah memarahi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor sewaktu menjabat Wali Kota pada medio 2014. Hal itu disebabkan tindakan dua orang personel Satpol PP Kota Bogor terlibat kasus narkoba. Kedua PNS itu berinisial HD (49) dan DA(32).

Kemarahan Bima pun memuncak. Dengan sigap, saat itu pria yang kini kembali maju Pilkada Bogor untuk kembali menjadi wali kota itu mencopot jabatan Kepala Satpol PP Agung Prihatno karena tidak bersikap tegas pada kedua anggotanya. Bima mengatakan dirinya tidak menoleransi terhadap kejahatan narkoba. Pihaknya juga menyerahkan sepenuhna kasus tersebut ke Polres Bogor Kota.

4. Zumi Zola

Terkenal dengan status “Gubernur Rupawan” tidak membuat Zumi Zola hilang ketegasan. Tak jarang gubernur yang dulunya berkiprah sebagai aktor dengan membintangi beberapa judul film layar lebar, di antaranya “Kawin Laris” dan “Surga Untukmu” itu memperlihatkan kemarahannya karena melihat pelayanan pemerintahan yang belum maksimal.

(Zumi Zola)

Salah satu sikap tegasnya saat Zumi melakukan inspeksi dadakan di Kantor Pelayanan Samsat Kota Jambi, pada Maret 2016. Dia marah lantaran kantor tersebut terlihat sepi saat jam kerja sekira pukul 09.00 WIB. Zumi menyebuut bahwa seharusnya waktu tersebut seharusnya mulai digunakan untuk melayani warga.

Zumi semakin kesal karena kepala Samsat Kota Jambi saat itu, M Rum tak terlihat batang hidungnya. Kemarahannya pun tak sampai di situ. Setidaknya terdapat 20 pegawai honorer yang akhirnya dipecat. Zumi menganggap bahwa pegawai tersebut bersikap tidak disiplin.

5. Ganjar Pranowo

Gubernur nonaktif Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga kedapatan pernah memarahi anak buahnya saat sedang melakukan sidak ke jembatan timbang, pada April 2014. Saat itu, dia melihat seorang kernet sopir truk memberikan uang “pelicin” kepada petugas timbangan.

Tak hanya itu, Ganjar juga pernah marah-marah saat inspeksi ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah, pada Okobet 2013. Saat itu tidak ada satu pun ruang yang dipergunakan untuk memantau pelaksanaan proses penerimaan Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS). Padahal sebelumnya Ganjar sudah meminta sebuah ruang untuk menerima pengaduan CPNS . Dia menginginkan proses penerimaan CPNS harus dilakukan dengan transparan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini