Kejagung Segera Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Dapen Pertamina

ant, · Jum'at 23 Maret 2018 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 23 337 1877020 kejagung-segera-tetapkan-tersangka-baru-kasus-korupsi-dapen-pertamina-dNCijOQfhk.jpg Jaksa Agung, HM Prasetyo (Foto: Antara)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) segera menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun (dapen) PT Pertamina (Persero) tahun 2013-2015.

"Yang diduga terlibat akan dikembangkan, tidak ada kita tutupi. Prinsipnya kalau ada bukti dan faktanya jelas kita akan kembangkan ya. Tidak ada yang ditutupi akan kita tuntaskan, siapapun," kata Jaksa Agung, HM Prasetyo, Jumat (23/3/2018).

(Baca juga: Kasus Dana Pensiun Pertamina, Edward Soeryadjaya Ditahan Kejagung 20 Hari ke Depan)

Ia menegaskan untuk menetapkan tersangka baru kasus tersebut harus melalui tahapan dan penanganannya dilakukan secara maksimal. "Jangan sampai buru-buru tapi hasilnya tidak maksimal," kata dia.

Kejagung dalam kasus ini telah menetapkan tiga tersangka, yakni, mantan Presdir Dapen PT Pertamina (Persero), M Helmi Kamal Lubis, Edward Sky Soeryadjaya selaku Direktur Ortus Holding Ltd dan Betty Halim (BH). Terkait belum ditahannya tersangka BH, Prasetyo memastikan yang bersangkutan akan tetap ditahan namun ada tahapan yang harus dilalui. "Kita lihat nanti waktunya," imbuh Prasetyo.

(Baca juga: Buron Kasus Korupsi Aset Pertamina Serahkan Diri ke Polisi)

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengirimkan surat kepada Jaksa Agung yang salah satu isinya mendesak penetapan tersangka baru kasus tersebut. "Kita sudah berkirim surat ke Jaksa Agung untuk menyampaikan permintaan penetapan tersangka baru dalam perkara ini," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman.

Selain meminta penetapan tersangka baru, pihaknya juga mendesak penyidik melakukan penahanan terhadap BH yang telah berstatus tersangka sejak beberapa waktu lalu.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini