nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wujudkan Hidup Berkualitas, Kepala BKKBN Ajak Semua Pihak Dukung Program BKBPK

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 16:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 21 337 1875979 wujudkan-hidup-berkualitas-kepala-bkkbn-ajak-semua-pihak-dukung-program-bkbpk-vj4BqrDbz4.jpeg Plt Kepala BKKBN Sigit Priohutomo saat membuka Rakor Program KKBPK di Bandung, Jawa Barat (foto Humas BKKBN)

JAKARTA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengajak semua pihak mendukung program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang sedang dijalankan pihaknya untuk membangun manusia berkualitas.

Plt Kepala BKKBN, dr Sigit Priohutomo mengatakan, tugas pokok dan fungsi BKKBN adalah membangun manusia dan hal ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Bukan sekadar seremoni di lapangan,” ujar Sigit Priohutomo saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program KKBPK tingkat provinsi di Bandung, Jawa Barat, Selasa 20 Maret 2018.

Sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Barat masih akan menikmati periode bonus demografi hingga 2035. Namun kondisi kualitas penduduk usia produktif di Provinsi Jawa Barat masih memiliki persentase pendidikan SD kebawah lebih dari 50 persen.

"Jawa Barat memiliki laju pertumbuhan penduduk yang tinggi di Indonesia, kalau mau Program KKBPK berhasil, harus dimulai dari Jawa Barat terlebih dahulu" ujar Sigit.

Peningkatan kualitas manusia harus diawali dengan pemberian gizi yang baik, sehingga tidak akan terjadi kelahiran stunting. Harapan dari keberhasilan program keluarga berencana akan memberikan manfaat bagi generasi masa depan dan negara dalam mengelola kehidupan yang lebih sejahtera.

Lanjut Sigit, angka kelahiran total (total fertility rate) secara Nasional mengalami penurunan dari 2,6 (SDKI 2012) ke 2,4 (SDKI 2017). Hal ini pun dialami oleh Jawa Barat, TFR mengalami penurunan dari 2,5 (SDKI 2012) ke 2,4 (SDKI 2017). CPR all method mengalami kenaikan dari 62.2 ke 63.3 (SDKI 2017) sehingga BKKBN masih perlu melakukan segmentasi sasaran penggarapan program KKBPK agar kesertaan ber-KB yang semakin berkualitas.

Kampung KB menjadi kafetaria yang melayani kebutuhan masyarakat dalam membangun dan merencanakan keluarga yang cocok untuk mereka. Menyasar ke tingkat individu, misalkan apa alat kontrasepsi yang cocok untuk mereka. Karena setiap individu tentu berbeda kebutuhannya,” papar Sigit.

Sigit optimis melalui Rakorda yang mengintegrasikan seluruh sektor pembangunan di daerah, seluruh target tersebut dapat tercapai.

“Memang diperlukan upaya ekstra dari BKKBN dengan dukungan para pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam pelaksana program KKBPK,” tambah Sigit.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar Ir. H. Koesmayadie Tatang yang mewakili Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan pemerintah Jawa Barat siap untuk terus mendukung program Keluarga Berencana.

 

"Setiap penduduk tentu berharap memiliki kehidupan berkualitas, apalagi melihat laju pertumbuhan penduduk yang setiap tahun mengalami peningkatan" dan peningkatan ini memerlukan pengaturan, pengendalian dan upaya pembangunan kependudukan melalui berbagai program kerja dan kebijakan strategis," ungkap Koesmayadie.

Terkait program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama dengan berbagai program lainnya, seperti kampung KB, Kusmayadi menegaskan program tersebut harus dipastikan dapat dilaksanakan optimal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah kabupaten dan kota.

"Program ini pasti berhasil jika semua pihak ikut bekerjasama. Karena ini memerlukan dukungan serta kerjasama dari stakeholders dan mitra kerja terkait," tandasnya.

Disamping itu, Koesmayadie juga menyatakan komitmen Pemprov Jabar untuk senantiasa terus memberikan perhatian lebih terhadap optimalisasi berbagai program dan kebijakan kependudukan yang berkaitan erat ketersediaan sarana kesehatan dan pendidikan dan ketersediaan pangan dan energi.

"Kita akan mampu mensolusikan dan mengantisipasi berbagai permasalahan yang ada melalui kontribusi kita dalam upaya memperjuangkan keluarga bahagia, berkualitas dan sejahtera," imbuhnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini