nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Novel Baswedan Jalani Pemeriksaan sebagai Persiapan Operasi di Singapura

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 14:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 20 337 1875389 novel-baswedan-jalani-pemeriksaan-sebagai-persiapan-operasi-di-singapura-LTTP62QtnX.jpg Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. (Foto: Antara)

JAKARTA – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit (RS) Singapura. Pemeriksaan itu sebagai proses awal sebelum dilakukannya operasi tahap II pada mata kiri Novel yang tersiram air keras.

"Pemeriksaan persiapan operasi, detailnya saya kurang tahu," kata kakak Novel, Taufik Baswedan saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Novel sebelumnya sudah kembali ke Jakarta setelah menjalani sekira 10 bulan di RS Singapura. Namun, karena kondisi mata kirinya yang masih bermasalah, Novel kembali ke Singapura untuk persiapan operasi tahap II pada Senin, 19 Maret 2018.

Taufik menyebut, belum diketahui sampai kapan adiknya itu berada di Singapura. Pasalnya, sambung Taufik, kepulangan Novel menunggu kepastian dan keputusan dari dokter terkait dengan perkembangan kesehatan mata Novel.

"Iya (Jadwal operasi belum keluar). Mungkin sekitar 2-3 minggu," tutur Taufik.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, sebelumnya menyatakan direncanakan operasi tahap II pada Novel akan dilakukan pekan ini. Tetapi, lanjut Febri, rencana operasi itu bisa berubah sesuai dengan kesiapan kesehatan Novel.

"Jadwal kontrol 20-21 Maret 2018. Jika kondisi ‎yang jadi prasyarat operasi cukup menurut dokter, direncanakan operasi dilakukan 23 Maret 2018," ujar Febri.

Dalam kasus teror terhadap Novel Baswedan, Komnas HAM membentuk Tim Pemantau. Hal itu mengingat kasus teror itu belum juga terungkap setelah lebih dari 11 bulan.

(Baca Juga : Novel Baswedan Kembali ke Singapura untuk Persiapan Operasi Mata Tahap II)

Tim pemantau Komnas HAM pun telah meminta keterangan Novel. Dalam pemeriksaan itu, Novel mendapat 23 pertanyaan yang berkaitan dengan kronologi penyiraman air keras pada April 2017.

Novel sendiri sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Singapura selama kurang lebih 10 bulan, sejak April 2017. Dia kembali ke Indonesia pada tanggal 22 Februari kemarin. 

Novel mendapatkan perawatan pada kedua matanya lantaran disiram air keras oleh orang tak dikenal. Hingga kini, polisi masih belum mampu menangkap pelaku teror tersebut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini