nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 7 Kota Layak Huni di Indonesia, Nomor 4 Favorit Para Turis

Annisa Ulva Damayanti, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 17:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 19 337 1874943 ini-7-kota-layak-huni-di-indonesia-nomor-4-favorit-para-turis-vrryqP6i3D.jpg Penarik becak di Kota Solo Foto: Kotawisataindonesia

5. Tangerang Selatan

Tangerang Selatan menempati posisi ke lima sebagai kota layak huni, dengan capaian angka sebesar 65.4 persen. Kota sebagai penopang wilayah ibukota ini menjadi salah satu kota baru yang dapat menjadi tempat yang dinilai layak dan nyaman untuk ditinggali.

6. Semarang

Kota Semarang menempati posisi keenam yang layak untuk dihuni. Hasil tersebut naik dua posisi setelah sebelumnya menempati posisi kedelapan pada survei IAP Indonesia tahun 2014. Capaian angka kelayakan yang didapatkan Semarang sebesar 65.4 persen.

(Lawang Sewu. Foto: Kotawisatasemarang

Meskipun memiliki tingkat biaya hidup yang lebih mahal dibandingkan kota di daerah Jawa Tengah lainnya, berbagai upaya terus dilakukan pihak pemerintah untuk mencukupi kesejahteraan masyarakatnya. Salah satunya melalui pemberian fasilitas dengan cuma-cuma seperti berobat gratis, sekolah gratis, dan rekreasi gratis.

7. Banjarmasin

Banjarmasin menempati posisi ketujuh sebagai kota yang layak untuk dihuni. Capaian angka kelayakan berdasarkan hasil survei sebesar 65.1 persen. Hal ini menunjukkan kenaikan karena pada survei IAP indonesia di tahun 2014, Banjarmasin hanya mencapai angka kelayakan sebesar 61.46 persen.

(Pasar Terapung. Foto: Destinasi-indonesia)

Selain kota- kota layak huni, survei yang dilakukan IAP Indonesia juga menunjukkan kota-kota yang dinilai tak layak huni oleh warganya sendiri. Aspek ketersediaan transportasi, keselamatan, kualitas air dan drainase, fasilitas pejalan kaki serta informasi pembangunan dan partipasi masyarakat dinilai menjadi lima indikator yang sangat mempengaruhi penilaian kota tidak layak huni tersebut.

Kota-kota tersebut yaitu Pontianak (62,0 persen), Depok (61,8 persen), Mataram (61,6 persen), Tangerang (61,1 persen), Banda Aceh (60,9 persen), Pekanbaru (57,8 persen), Samarinda (56,9 persen), Bandar Lampung (56,4 persen), Medan (56,2 persen), dan Makassar (55,7 persen).

Survey ini digelar di 26 kota dan 19 provinsi di Indonesia. Masing-masing kota diwakili oleh 100 hingga 200 responden (warga) yang menetap di kota tersebut. Margin of error survei ini sebesar 95% survei dengan menggunakan metode kuisioner skala likert.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini