nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Siap Cabut Laporan asal Sohibul Copot Jabatan Presiden PKS

Badriyanto, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 15:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 19 337 1874845 fahri-siap-cabut-laporan-asal-sohibul-copot-jabatan-presiden-pks-pkDVN2xUVa.jpg Fahri Hamzah (Foto: Badriyanto)

JAKARTA - Fahri Hamzah kembali menegaskan siap mencabut laporan polisi apabila Sohibul Iman bersedia mundur dari posisi Presiden PKS. Menurutnya, melepas jabatan adalah konsekuensi yang harus dibayar Sohibul Iman karena telah merusak reputasi PKS selama ini.

"Kalau dia mundur saya akan cabut laporan, dari Presiden PKS enggak usah dia mundur dari kader. laporan ini akibatnya karena ini delik aduan ya. Maka ongkosnya ini buat partai, nama baik partai dipertaruhkan," kata Fahri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Wakil Ketua DPR itu menerangkan, gara-gara Sohibul Iman reputasi PKS anjlok sehingga tidak ada jalan lain kecuali PKS harus segera mengganti pimpinan atau presiden.

"Ini adalah pelajaran bagi kita, terutama pimpinan PKS menyadari bahwa kesalahan Sohibul ini adalah pelajaran penting agar PKS berbenah diri, tidak boleh sembarang orang pimpin partai," ucapnya.

Sebelumnya, Kamis 8 Maret kemarin, Fahri Hamzah resmi melaporkan Sohibul Iman atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Fahri Hamzah merasa tersinggung dengan beberapa pernyataan Sohibul yang menyebutnya sebagai pembangkang partai.

(Baca Juga: Usai Deperiksa Polisi, Fahri Hamzah Yakin Sohibul Iman Segera Jadi Tersangka)

Diketahui, keduanya terlibat konflik hingga berujung pada pemecatan Fahri Hamzah sebagai kader PKS. Namun, pemecatan itu kemudian diperkarakan Fahri dan dimenangkannya hingga pada tahap pengadilan tingkat dua atau banding di Pengadilan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Sohibul Iman dituduh tidak menjalankan amar putusan majelis hakim dengan menyebutnya sebagai pembangkang. Oleh karena itu, ia mengambil jalur hukum melaporkan Sohibul Iman.

Laporan Fahri diterima polisi dengan nomor LP LP/1265/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus. Di mana, Sohibul Iman terancam dijerat Pasal 27 Ayat (3) dan Pasal 43 Ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 311 KUHP dan atau 310 KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini