nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Modus Pelaku Skimming Bobol ATM 64 Bank, Nasabah Diminta Waspada!

Badriyanto, Jurnalis · Sabtu 17 Maret 2018 16:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 17 337 1874203 ini-modus-pelaku-skimming-bobol-atm-64-bank-nasabah-diminta-waspada-Q9SSo0TLKR.jpg Polisi saat merilis pelaku skimming 64 bank. (Foto: Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan, para pelaku pembobol ATM 64 bank hanya butuh waktu 5 sampai 10 menit untuk memasang alat skimming ke dalam mesin ATM. Perangkat canggih itu didatangkan dari luar negeri.

"Untuk memasang alat ini sampai selesai, hanya 5 sampai 10 menit," kata Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018).

Untuk itu, Nico meminta para nasabah selalu waspada dengan modus pelaku, terutama jika melihat ada orang yang berlama-lama di ATM. Jika mendapati orang mencurigakan, sebaiknya segera melapor ke petugas atau satpam yang sedang bertugas di sekitar lokasi.

"Peran masyarakat penting, jika menemukan ada orang yang lama di ATM laporkan ke petugas. Sebab transaksi di ATM tidak lebih dari lima menit," imbuh Nico.

(Baca juga: Polisi Kerjasama dengan BI dan Interpol Bongkar Kasus Skimming ATM BRI)

Apabila seorang nasabah mendapati mesin ATM yang tidak wajar, misalnya susah memasukkan kartu ATM, sebaiknya langsung segera mencari mesin ATM alternatif. Menurut Nico, para pelaku itu biasanya memasang alat skimmer di lubang atau tempat memasukan kartu. Selain itu, sindikat ini juga menempel spycam atau kamera tersembunyi tepat di atas lubang kartu untuk mendapatkan PIN.

"Jadi ini (kamera) dipasang, sehingga apabila seseorang memasukkan nomor PIN-nya, begitu kartu dimasukkan, data itu terekam," ujarnya.

(Baca juga: Sindikat Skimming "Bobol" 64 Bank Luar dan Dalam Negeri)

Data nasabah yang sudah masuk itu ditempatkan di sebuah hard disk dan dipindahkan lagi ke komputer untuk diproses pemindahan data ke kartu ATM. Setelah semua selesai, mereka akan menguras saldo menggunakan PIN yang telah direkam dari spycam tadi.

(Para pelaku skimming ATM. Foto: Antara)

Seperti diketahui, polisi telah meringkus sebanyak 5 orang pelaku skimming, 3 di antaranya warga negara Romania berinisial IRT (27), LN (27) dan ASC (34), kemudian warga negara Hungaria FH (26). Mereka ternyata juga mengajak MK (29) seorang wanita warga negara Indonesia (WNI).

(Baca juga: Peran Wanita Indonesia Anggota Sindikat Luar Negeri Kasus Skimming ATM Bank BRI)

Dari hasil penelusuran sementara, total bank yang sudah dibobol itu ada 64 bank di seluruh dunia. Dari penangkapan ini polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp70 juta dan alat-alat skimming.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini