nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 3 Partai yang Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019 Usai Gugat KPU

Annisa Ulva Damayanti, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 18:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 05 337 1868244 ini-3-partai-yang-lolos-jadi-peserta-pemilu-2019-usai-gugat-kpu-SiYdX6NbOH.jpg (Foto: Antara)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengalami kekalahan sengketa di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Gugatan yang diajukan Partai Bulan Bintang (PBB) akhir-akhir ini terkait keikutsertaannya sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, akhirnya dikabulkan oleh Bawaslu.

Bawaslu memutuskan PBB berhak menjadi partai politik peserta Pemilu 2019 serta meminta KPU melaksanakan keputusan Bawaslu dalam jangka waktu 3 hari sejak keputusan itu dibacakan.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan memerintahkan KPU untuk menetapkan PBB sebagai peserta Pemilu," ujar Ketua Bawaslu, Abhan saat membacakan putusan, di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Minggu 4 Maret 2018.

Hal ini menambah daftar panjang kekalahan KPU sepanjang empat bulan terakhir ini. Ini menjadi kekalahan ketiga KPU dalam sengketa pemilu mengenai kepesertaan parpol. Sebelum PBB, KPU juga kalah dalam sengketa pemilu dengan Partai Berkarya dan Partai Garuda. Berikut ini gugatan parpol terkait keputusan KPU:

1. Gugatan Partai Garuda

KPU menyatakan Partai Garuda tidak lolos tahap verifikasi administrasi sebagai parpol peserta Pemilu 2019. Hal ini ditenggarai dengan adanya kekurangan kepengurusan berupa dokumen model F4-parpol untuk Kabupaten Mimika dan Surat Keputusan (SK) kepengurusan beberapa kecamatan.

(Sekjen Partai Garuda Abdullah Masyuri. Foto: Badriyanto/Okezone)

Namun pada 23 Desember 2017, setelah adanya mediasi antara KPU dengan partai, Bawaslu meminta Partai Garuda memperbaiki dan melengkapi sejumlah kekurangan syarat keanggotaan sehingga dapat sesuai dengan syarat administratif. Dalam putusannya, Bawaslu minta KPU untuk melaksanakan putusan paling lama 3 hari sejak dibacakannya putusan. KPU akhirnya kalah karena Partai Garuda berhasil untuk lanjut dalam tahapan selanjutnya (tahap verifikasi faktual).

2. Gugatan Partai Berkarya

Selain Partai Garuda, Partai Berkarya juga mengalami kegagalan pada tahap verifikasi adminstrasi. Adanya kekurangan syarat keanggotaan di 16 provinsi, membuat Partai Berkarya dinyatakan tidak lolos. Hal ini diakibatkan adanya ketidaksesuaian dokumen fisik dengan data dalam sistem informasi parpol (sipol).

Namun akhirnya Bawaslu memenangkan gugatan yang diajukan Partai Berkarya. Pada 23 Desember 2017, Bawaslu mengadakan mediasi di antara kedua pihak yang tergugat (KPU) dan menggugat (Partai Berkarya). Hal ini memberikan kesempatan pada Partai Berkarya untuk melakukan perbaikan dengan menyerahkan dan mengunggah kembali dokumen Partai Berkarya yang diberikan waktu 2x24 jam setelah KPU menindaklanjuti putusan Bawaslu. Partai Berkarya akhirnya diputuskan untuk lolos dan mengikuti pada tahapan verifikasi faktual.

3. Gugatan Partai Bulan Bintang (PBB)

Partai Bulan Bintang (PBB) dinyatakan tidak lolos menjadi parpol peserta Pemilu 2019 yang diumumkan KPU RI pada 17 Februari 2018. PBB dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi salah satu syarat jumlah keanggotaan di Kabupaten Manokwari Selatan sejumlah enam orang.

(Kader meluapkan kegembiraan usai PBB ditetapkan lolos jadi peserta pemilu 2019. Foto: Antara)

Hasil ini Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra, menggugat keputusan KPU ke Bawaslu. Sidang putusan Bawaslu digelar pada Minggu 4 Maret 2018 malam. Dalam sidang itu, Bawaslu menyatakan PBB lolos dan diperbolehkan untuk menjadi peserta Pemilu 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini